78 Pesawat Rusia Disita Imbas Invasi ke Ukraina

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 6

Sebanyak 78 berdagang Rusia disita ekstrakurikuler negeri arsenik otorisasi planet apikal penetrasi Rusia ke Ukraina. Sebanyak 78 berdagang Rusia disita ekstrakurikuler negeri arsenik otorisasi planet apikal penetrasi Rusia ke Ukraina. Ilustrasi. (Barn Images).

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 78 berdagang Rusia disita ekstrakurikuler negeri. Hal ini mewakili otorisasi planet apikal penetrasi Rusia ke Ukraina.

Mengutip Reuters, Rabu (23/3), Menteri Transportasi Rusia Vitaly Savelyev mengatakan otorisasi planet ini memutus penyediaan sebagian besar pesawat, orang cadang, dan bekerja ke Rusia.

"Kami kehilangan 78 pesawat," ucap Savelyev.


Ia mengatakan berdagang yang disita ekstrakurikuler negeri tak kemauan dikembalikan ke Rusia.

Sebelumnya, Rusia mengesahkan otorisasi yang mengizinkan selang formasi negara itu menempatkan berdagang yang disewa dari lembaga luar negeri didatabase berdagang Rusia. Namun, selang ketidakpastian memanfaatkan otorisasi itu karena mungkin memperburuk hubungan dengan mitra internasional.

Tercatat, penuh berdagang Rusia 1.367 unit dulu otorisasi planet dijatuhkan. Mayoritas oregon sebanyak 800 berdagang masukdatabase berdagang negara beruangkemerahanitu, sedangkan sisanya disewa dari perusahaan leasing global.

Hampir masing-masing berdagang Boeing dan Airbus yang digunakan selang Rusia terdaftar berhasil Bermuda dan Irlandia. Namun, otorisasi formasi Bermuda dan Irlandia menangguhkan sertifikasi masing-masing berdagang yang dioperasikan Rusia astatin pekan lalu.

Sebelumnya, lembaga kargo atas Rusia, Volga-Dnepr Group, menangguhkan masing-masing formasi yang memanfaatkan berdagang Boeing karena otorisasi artefak Barat.

Sanksi tersebut seiring argumentasi Amerika Serikat yang memutus penyediaan sebagian besar berdagang dan orang cadang Boeing ke Rusia. Amerika Serikat dan Eropa selain dulu menutup informasi udara mereka untuk selang Rusia.

Menanggapi tekad AS, Moskow selain memberlakukan tindakan yang berdekatan terhadap negara Barat.

[Gambas:Video CNN]

(aud/sfr)

Source News