Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Rumah ibadah yang digagas sejak 2019 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, ini tercatat sebagai masjid apung pertama di ibu kota dan kini dibuka untuk masyarakat setelah proses pembangunannya sempat tertunda beberapa tahun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, hambatan utama pembangunan datang dari pandemi Covid-19 sehingga pekerjaan fisik baru benar-benar dimulai pada 2024. Ia menyebut rampungnya masjid tersebut sebagai capaian yang dinantikan. “Alhamdulillah hari ini sudah selesai,” ujarnya saat peresmian.
Bangunan yang dirancang arsitek Andra Martin itu berdiri di atas lahan seluas 2.241 meter persegi. Kapasitasnya mencapai 600 jamaah di dalam bangunan, terdiri atas 460 jamaah laki-laki dan 140 jamaah perempuan, serta tambahan 300 orang di area plaza. Dengan kapasitas itu, masjid ini diproyeksikan tidak hanya melayani kebutuhan ibadah, tetapi juga menjadi ruang publik yang dapat menampung aktivitas keagamaan dalam jumlah besar.
Pramono menuturkan, desain masjid mengusung filosofi “Bahtera Iman”. Bentuk bangunannya mengambil inspirasi dari bintang dengan lima sudut, yang dikaitkan dengan lima rukun Islam. Sementara pembagian ruangnya disusun dalam lima bagian sebagai lambang lima waktu salat. Dari sisi penataan kawasan, pemerintah berharap kehadiran masjid ini memperkaya wajah Ancol sebagai destinasi yang bukan hanya rekreatif, tetapi juga religius. “Saya yakin (masjid ini) akan menjadi landmark baru wisata keagamaan,” kata Pramono.
Dukungan atas peresmian itu juga datang dari Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin. Ia mengaku pembangunan masjid ini kerap menjadi pertanyaan warga dalam berbagai kegiatan reses maupun pertemuan langsung. Menurut dia, banyak warga yang menunggu kepastian penyelesaiannya. Suhud berharap keberadaan Masjid Apung tidak berhenti pada fungsi wisata, tetapi juga memberi pengaruh kuat bagi kehidupan spiritual masyarakat.
Dari sisi pengelola kawasan, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Syahmudrian Lubis menegaskan bahwa masjid ini disiapkan sebagai lebih dari sekadar tempat salat. Ia menyebut Masjid Apung An-Nur diharapkan menjadi ikon baru kebanggaan warga pesisir Jakarta sekaligus ruang renung dan tujuan wisata religi. Untuk memberi kesempatan kepada publik, manajemen Ancol membuka akses kunjungan gratis melalui pintu gerbang utama pada 16 Oktober hingga 11 Desember 2026, mulai pukul 16.00 WIB. Kebijakan itu hanya berlaku untuk orang, bukan kendaraan maupun unit rekreasi lain. Pengunjung bisa datang langsung atau memesan lewat ancol.com, dan mereka yang melakukan reservasi akan memperoleh voucher diskon untuk makanan dan minuman di Ancol.
