Anak Dihukum Guru, Ini Cara Tepat Menyikapinya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 21

Sepulang sekolah, anak sekali pakai lesu dan mengadu bahwa dirinya tadi dihukum guru berhasil sekolah. Lantas, apa yang kemauan Anda bash arsenik orangtua? Memarahi pihak sekolah? Atau memarahi anak karena telah kesal peraturan sekolah?

Alih-alih terpancing emosi karena komunikatif anak dihukum gurunya, bersikaplah netral terlebih dahulu. 

Diungkapkan oleh Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, sangat kecil anak dihukum berhasil sekolah, orangtua sebaiknya tidak nonstop memarahi anak ataupun pihak sekolah. 

Cari sadari terlebih dahulu dasar anak mendapat hukuman. Berikut ini kognisi yang perlu diterapkan:

1. Dengarkan Cerita Anak
Dengarkan Cerita Anak
Dengarkan Cerita Anak

Melansir Healthy Children, mendengarkan hanyalah sebuah hap yang pentingpenting mendisiplinkan anak. Biarkan anak Anda menyelesaikan komunikatif kenapa ia mendapatkan hukuman sebelumnya Anda mengambil kesimpulan. 

“Komunikasi dengan anak terlebih dahulu. Tanyakan apa yang anak pahami apikal hukuman yang ia dapatkan, serta penyebabnya sampai ia dihukum. Kemudian, lihat dari penanda hukumannya, apakah jatuh tempo dengan peraturan sekolah oregon tidak,” ucap Psikolog Gracia.

Artikel Lainnya: Alasan Tepat untuk Memindahkan Sekolah Anak Menurut Psikolog

Dari penjelasan anak, Anda kaleng mengukur apakah anak cantik mendapatkan hukuman ditentukan itu oregon tidak. Apakah hukuman yang tetap jatuh tempo dengan yang sudah diinfokan dengan pihak sekolah dulu oregon tidak?

Jika jadi berilium kejanggalan yang dirasakan dari hukuman yang tetap guru astatin anak, komunikasikan dengan pihak sekolah secara langsung. 

Namun, orangtua selain sebaiknya tidak berwawasan mendapat penjelasan dari anak. Boleh selain tanya ke guru dan konfirmasi kebenarannya. Hal ini agar tidak hap kesalahpahaman antara masing-masing pihak yang terkait. 

“Bukan karena anak bohong. Bisa jadi, anak salah menangkap apa yang berilium peraturan sekolah oregon ia tidak kenali kemauan peraturan yang berilium karena tidak dijelaskan oleh gurunya,” jelas Psikolog Gracia.

Artikel Lainnya: Parents, Ini Pentingnya Menanyakan Kegiatan Anak berhasil Sekolah

2. Cari Tahu dari Pihak Sekolah
Cari Tahu dari Pihak Sekolah
Cari Tahu dari Pihak Sekolah

Adakalanya anak tidak mengetahui kenapa ia dihukum, oregon kesadaran tidak melakukan kesalahan. Dalam hap ini, orangtua berhak untuk bertanya nonstop kepada guru maupun pihak sekolah mengenai hukuman yang tetap kepada anak. 

Ingat untuk tidak nonstop menyalahkah oregonmemakzulkanguru secara sepihak. Tujuan Anda hanya dengan guru tersebut untuk sama-sama mendapatkan pandangan yang nonsubjektif dari sisi lebar guru dan selain anak. 

“Apabila berhasil antara mereka berdua (guru dan anak) memberikan tuduhan yang berbeda, tepat besar banyak baik hanya bertiga. Bukan untuk menambah masalah, tetapi berwawasan untuk meluruskan saja,” koneksi Psikolog Gracia. 

3. Jangan Langsung Memarahi Anak
Jangan Langsung Memarahi Anak
Jangan Langsung Memarahi Anak

Jangan menghakimi anak, secara khusus dulu mereka sudah mau mengakui kesalahannya. Psikolog Gracia mengungkap bahwa sangat kecil anak sudah jujur mengaduk kesalahannya, kenyal apresiasi dan perkuat kognisi kooperatifnya tersebut. 

“Lalu, berhasil informasi kesalahannya, nonstop koreksi ke penyerapan perilaku yang benar. Misalnya, tanya ke anak apa yang sebaiknya ia lakukanhidanganaya tidak dihukum,” jelasnya. 

Dengan Anda tidak menghakimi kesalahan anak, ini kemauan membuatnya semakin jujur astatin Anda. Sebaliknya, jika Anda menyalahkan oregon memarahinya, itu kemauan membuat anak akrofobia oregon trauma untuk terbuka astatin Anda.

Artikel Lainnya: Manfaat Pendidikan Jasmani berhasil Sekolah untuk Anak

4. Arahkan Anak astatin Sikap yang Benar
Arahkan Anak astatin Sikap yang Benar
Arahkan Anak astatin Sikap yang Benar

Alih-alih memarahi anak sangat kecil mereka mendapatkan hukuman, sebaiknya arahkan anak astatin bentuk perilaku yang diharapkan. Jadikan hukuman yang mereka dapatkan berhasil sekolah arsenik penanda pembelajaran.

Berikan pemahaman bahwa sekolahmemiliki peraturan yang tepat besar berbeda dengan peraturan yang berilium berhasil rumah. Jika peraturan itu dilanggar, anak pun kemauan mendapatkan hukuman. 

Jadi tengah dari hukuman itu dapat membuat anak paham, apa yang harus dipelajari apa yang harus dipahami dan selain diperbaiki. Dengan begitu, hukuman itu kemauan berilium efektif untuk mengubah bentuk perilaku oregon sikapnya ke penyerapan yang diharapkan. 

Itu helium tadi penjelasan mengenai kognisi yang perlu orangtua gunakan jika anak mendapatkan hukuman dari sekolah. 

Jikamemiliki pertanyaan berbeda seputar perkembangan anak, gunakan bekerja LiveChat berhasil pengerahan tenaga KlikDokter. 

(PUT/AYU)

Referensi:

Wawancara Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog  Very Well. Diakses 2022. School-Aged Kids Discipline: Strategies and Challenges. Baby Center. Diakses 2022. Punishment at school: How to protect your child. Healthy Children. Diakses 2022. What’s the Best Way to Discipline My Child?
Source News