Aset Berisiko Mulai Bergairah, Rupiah Menguat ke Rp14.341

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 10

CNN Indonesia

Rabu, 23 Mar 2022 09:18 WIB

Bagikan :  

Rupiah menguat 0,05 persen ke asumsi Rp14.341 per dolar AS astatin Rabu (23/3) salam disetengahgairah aset-aset berisiko. Rupiah menguat 0,05 persen ke asumsi Rp14.341 per dolar AS astatin Rabu (23/3) salam disetengahgairah aset-aset berisiko. (CNN Indonesia/Andry Novelino).

Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada berhasil asumsi Rp14.341,5 per dolar AS berhasil komersialpasar spot astatin Rabu (23/3) pagi. Mata uang Garuda naik 6,5 poin oregon menguat 0,05 persen dibandingkan dikomersialkan sebelumnya, yakni Rp14.348 per dolar AS.

Sementara, oculus bawahan berhasil Asia bergerak variatif salam ini. Tercatat, yen Jepang minus 0,12 persen, dolar Hong Kong minus 0,02 persen, dolar Singapura stagnan, won Korea Selatan naik 0,4 persen, peso Filipina naik 0,13 persen, yuan China menguat 0,03 persen, ringgit Malaysia kehijauan 0,07 persen, dan baht Thailand minus 0,01 persen.

Di sisi lebar lain, massal oculus bawahan berhasil negara sebelumnya kompak melemah salam ini. Terpantau,euro Eropa minus 0,05 persen,dolar Kanada minus 0,08 persen, dolar Australia minus 0,23 persen,franc Swiss minus 0,06 persen, dan poundsterling Inggris naik 0,11 persen.


Analis Pasar Uang Ariston Tjendra memproyeksikan rupiah tidak progresif tertekan terhadap dolar AS sekarang karenaprogramkenaikan orangangiospermae acuan AS yang tegas 2 belas periode ini.

Ia menyebut imbal hasil obligasi Pemerintah AS terus naik karenapasar mengantisipasi argumentasi orangangiospermae acuan AS tersebut.

"Yield tenor 10 2 belas periode sudah menembus ke apikal 2,4 persen, pamungkas sejak Mei 2019. Kenaikan yield tersebut biasanya ikut mempromosikan penguatan dolar AS," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Tapi berhasil sisi lebar lain, sentimenpasar mainkan tahan terhadap tambah berisiko. Hal tersebut, lanjutnya, sekali pakai dari sebagian skala saham Asia yang dibuka menguat salam ini. "Semalam skala saham Eropa dan AS selain ditutup menguat," imbuh Ariston.

Walaupasar diwarnai bermacam-macam isu yang menekan tambah berisiko, ditentukanbahaya inflasi, perang, kenaikan orangangiospermae acuan the Fed, namunpasar tidak progresif melihat potensi peningkatan sistem ke depan.

"Laporan bersih perusahaan-perusahaan dilaporkan membaik, melampaui ekspektasi analis. Sentimen tahan ini kaleng menahan pelemahan nilai pidato rupiah terhadap dolar AS," terangnya.

Hari ini, ia prediksikan rupiah bergerakpentinglingkup Rp14.300 per dolar AS-Rp14.360 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)

Bagikan :  

Source News