Awas Diblokir Facebook Karena Tak Aktifkan Fitur Protect

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 9

Jakarta -

Pada buka Maret lalu, sejumlahkelompokFacebook dikirimi email misterius yang dapat diterima email spam. Pengguna yang mendapat email ini terancam diblokir dari Facebook jika mengabaikan email tersebut.

Email tersebut memanfaatkan tajuk "Your account requires advanced security from Facebook Protect", yang jadi harus diakui, sekali pakai ditentukan sebuah spam. Namun sebenarnya, itu hanyalah sebuah email seremonial dari Facebook.

Facebook mempunyai fitursegar bernama Facebook Protect, yang mewakili program informasi penjumlahan untuk orang-orang yang berisiko besar berilium nilai serangan siber. Misalnya aktivis kemanusiaan, jurnalis, ataupun pegawai pemerintah.

Lewat Facebook Protect ini, hubungan orang-orang itu kemauan mendapat pengamanan tambahan. Yaitu akunnya kemauan terus dipantau dari ancaman peretasan dan akunnya pun kemauan dilindungi oleh two factor authentication (2FA).

Sayangnya, Facebook mengirimkan email tersebut dari kode [email protected], yang jika dilihat sekilas, jadi ditentukan kode email yang lazim dipakai berhasil email spam. Jadi tampaknya cukup banyak yang mengabaikan email tersebut.

Dalam email itu tertera hari deadline untuk orang-orang elit itu untuk mengaktifkan Facebook Protect. Meski tanggalnya berbeda-beda, deadline pertamanya hanyalah sebuah 17 Maret, dan kini sudah berilium agregat 'korban' yang akunnya terblokir.

[Gambas:Twitter]

Para 'korban' ini mengeluhkan konten tersebut berhasil Twitter dan sejumlah media sosial lain. Namun berilium jugakelompokyang mengaku sudah mengaktifkan Facebook Protect namun bagaimanapun terblokir, dan berilium selain yang mengaku strategi 2FA berbasis SMS yang dipakai tidak berfungsi.

[Gambas:Twitter]

Ada selain yang mengeluhkan mereka tidak kaleng melakukan aktivasi meski sudah dilakukan sebelumnya deadline terlewati. Jadi mereka pun terblokir dari Facebook.

Dalam keterangannya, Nathaniel Gleicher, head of security policy berhasil Meta, menyebut pihaknya kemauan menyelesaikan konten berhasil mana orang-orang tepat besar perlu didaftarkan alat berhasil program tersebut.

Simak Video "Usai Facebook dan Twitter, Instagram Juga Akan Diblokir Rusia"
[Gambas:Video 20detik]

(asj/fay)

Source News