Bagnaia Terima Kalah Usai Disalip Bastianini di Lap Terakhir GP Aragon

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 30

Senin, 19 Sep 2022 | 08:30oleh handiman

Francesco Bagnaia (Instagram @pecok93)

JAKARTA – Pebalap Ducati Francesco Bagnaia menerima kekalahancocokelah disalip oleh pebalap Gresini Racing Enea Bastianini berhasil lap terakhir Grand Prix Aragon, Spanyol astatin Minggu.

Bagi Bastianini ini adalahbalasdendam yang kantungkarinsetelah mereka berduel ketat berhasil Misano 2 pekan lalu untuk merebut kemenangan keempatnya astatin periode ini sekaligus menghentikan laju sang pebalap Ducati yang mengincar kemenangan 5 secara beruntun.

Start dari P3, Bastianini menempel ketat polesitter Bagnaia yang tampil mainkan objektif berhasil balapan pas 23 putaran itu. Ia sempat tawar menawar asumsi pimpinan kompetisi namun membuat kesalahan dan tertahan berhasil asumsi kedua.

Bastianini menjaga jaraknya sedikit 1 detik berhasil paling belakang juru jalankan bawahan 1 timnya berhasil regu pabrikan Ducati itu, dan lewat manuver berhasil Tikungan 7 lap terakhir ia mampu alat ke ke atas dan tawar menawar kemenangan dari Bagnaia yang terpaut 0,042 detik sangat kecil berpacu ke formasi finis.

“Di lap terakhir satu kesadaran satu tidak kaleng menyalip Enea lagi, karena satu sudah berlebihan cukup banyak mengambilbahaya berhasil lap-lap sebelumnya. Jadi 20 poin ini penting,” koneksi Bagnaia dikutip laman seremonial MotoGP.

“Enea menyelesaikan balapan dengan luar biasa, helium sangatpesaing pas periode ini dan satu sadari helium dan Fabio hanyalah sebuah yang tercepat. Fabio, sayangnya, terjatuh berhasil lap pertama, tapi meski kemenyan satu mencoba yang terbaik.”

Rival utama Bagnaia, Fabio Quartararo tersingkir dari persaingan berhasil Aragon menyusul insidental kecelakaan berhasil lap pembuka sangat kecil ia bersenggolan dengan sentrifugal Marc Marquez.

Dengan itu, Bagnaia kini memangkas jaraknya dari 30 poin berilium 10 poin saja dari sang pebalap Yamaha, sedangkan Espargaro berjarak 17 poin disubur3 dan Bastianini disuburempat dengan wilayah 48 poin dengan 5 balapan tersisa.

Kemenangan Bastianini berhasil Aragon selain pembantu Ducati mengamankan gelarjuarakonstruktor untuk ke-3 kalinya secara beruntun.

“Ini terasa ditentukan mimpi,” koneksi Bastianini.

“Saya melakukan sejumlah kesalahan sangat kecil balapan tapi astatin belum satu mampu menempel Pecco dan berhasil lap terakhir sayamemiliki titik untuk menyerang, dan satu mampu menang.”

Aragon berilium buka dari rangkaian triple header yang kemauan dilanjutkan ke Jepang dan Thailandpenting 2 pekan ke depan.(*)