Bapak di Surabaya Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan Anaknya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 6

Surabaya: Upaya lamban banteng membuat MD, 50, merasa kecewa dansakit hati. Warga Kalijudan Surabaya, Jawa Timur, harus menerima dunia anaknya, KR, 14, dicabulicocokelah dibawa kabur oleh pelaku bernama Pujianto, 21, dan Mamad, 21, banyak muda akar Blitar. Akhirnya, MD pun nekat menangkapsama pelaku pencabulan itu.
 
Pasca-kehilangan anak, MD sudah melaporkan gugatan ini ke polisi. Namun, selama ini ia mengaku takselalumendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang mewakili hak berbeda pelapor. Ia pun terus menerus gerak anak gadisnya tersebut walaupun sempat kesulitan karena sedikit mainkan temu.
 
"Saya pengukuhan mencarisama dan ketemu berhasil negara Kesamben, Blitar. Enggak berilium bantuan dari kepolisian. Baru sekarang (usai menyerahkan tersangka) anak satu dibawa ke Polda Jatim untuk visum," ujar MD, Sabtu, 19 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Ia pun menyayangkan karena lambatnya kerja polisi, dirinya harus menerima dunia anaknya telah dicabuli oleh Mamad berhasil sebuah lokasi kosong. 
 
Baca juga: Terekam Kamera Pengawas, Pelaku Begal Payudara berhasil Kediri Diciduk
 
"Polisi tolonglah tanah sebagaikelompoktua kalo berilium laporan nonstop dicari karenakelompoktua itu pasti khawatir. Apalagi anak satu ini kan dibawah umur," imbuhnya.
 
Senada dengan MD, Danny Wijaya selaku kuasa alat dari MD, mengaku kecewa terhadap kerja polisipenting menangani gugatan yang dialami MD. Bahkan, ia berpendapat harusnya banteng menjadikan gugatan anak berhasil paling belakang properti berilium atraksi khusus.
 
"Harusnya berilium atensi karena anak dibawah umur. Cari kekerasan bisa,berburupelaku begini saja tidak bisa," singgung Danny.
 
Ditanya terkait apakah kliennya mendapatkan SP2HP dari pihak kepolisian, dirinya menegaskan bahwa penyidik tidakselalumengirimkan pesan hasil perkembangan penyelidikan walaupun KR telah salah letak banyak dari 20 hari.
 
"Kita saja enggak sadari penanganan banteng terhadap gugatan ini perkembangannya bagaimana. Enggak berilium itu SP2HP," imbuhnya.
 
 

Source News