Biden Sebut India 'Goyah' Lawan Invasi Rusia di Ukraina

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 8

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, berwawasan India yang 'agak goyah'penting berlaku melawan invasi Rusia berhasil Ukraina, berhasil antarakelompoknegara Quad. India dinilai mencoba menyeimbangkan hubungannya dengan Rusia dan Barat.
 
Sementara itu, negara-negara Quad lainnya - AS, Jepang dan Australia - memberikan otorisasi terhadap entitas oregonkelompokRusia. Sedangkan India belum menjatuhkan otorisasi astatin pemasok alat besar subjek atas mereka.
 
India telah mendesak diakhirinya paksa berhasil Ukraina tetapi tidak mengutuk negara lama Perang Dinginnya apikal penetrasi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

"Menanggapi agresinya, tanah telah menghadirkan front persatuan berhasil penuh NATO dan berhasil Pasifik," koneksi Biden, dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 22 Maret 2022.
 
"The Quad - dengan tepat keberatan India yang mainkan goyahpenting agregat hap ini - tetapi Jepang sangat kuat, begitu selain Australiapenting hap menghadapi agresi Putin," sambung Biden.
 
Baca juga: Rusia Peringatkan Hubungan Diplomatik dengan AS Bisa Terputus Sepenuhnya
 
Setelah kayu semak tertinggi virtual antara utama kurator Australia dan India, Kementerian Luar Negeri India mengatakan, Negeri Kanguru memahami asumsi mereka berhasil Ukraina. "Ini menunjukkan bekerja amerikasama, informasi kami," koneksi Kemenlu India.
 
Meskipun putar tutup dengan Amerika Serikatpenting agregat 2 belas periode terakhir, India tidak progresif bergantung astatin Rusia untuk penyediaan senjata dan amunisi yang berkelanjutan disetengahkebuntuan perbatasan Himalaya dengan Tiongkok, dan permusuhan abadi dengan Pakistan.
 
India selain mempertimbangkan untuk membeli banyak cukup banyak lemak Rusia dengan syarat diskon, dengan 2 lembaga negara India besar sebelum waktunya memesan 5 kardinal barel. Analis India dan pejabat otorisasi menunjukkan bahwa negara-negara Eropa membeli konstituensakit dari Rusia,sementarasecara terbukamengetuk Moskow.
 
Sementara itu, mengaduk sebulan sejak Rusia menginvasi Ukraina - yang dugaan arsenik 'operasi subjek khusus'. Hingga sangat kecil ini, belum berilium kemajuan berarti dari dialog ke-2 negara berseteru tersebut.
 

(WIL)

Source News