Bos Telegram Kritisi Apple: Pajak Tinggi tapi Tak Diurusi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu 15

Jakarta -

Pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov menjanjikan kemauan berilium pembaruan besar berhasil Telegram yang kemauan merevolusi carakelompokberekspresi lewat pesan. Namun...

Dalam pernyataannya, Durov mengaku pembaruan tersebut ada sudah dikirimkan ke Apple untuk ditinjau sejak 2 minggu lalu. Namun hingga kini, pembaruan tersebut tak kunjung mendapat pernyataan dari Apple tanpa berilium penjelasan yang jelas.

"Misalnya, update tanah yang kemauanperjalanan - yang kemauan merevolusi carakelompokmengekspresikan diripenting chat- telah tertahanpenting "proses peninjauan" Apple selama 2 minggu, tanpa penjelasan oregon sumber balik apa pun yang tetap oleh Apple," koneksi Durovpenting pernyataan yang diterima detikINET.

Durov menyebut peninjauan yang dilakukan oleh lembaga pengerahan tenaga ditentukan Apple ini tak jelas. Bahkan ia tak segan menyebut lembaga pengerahan tenaga semacam ini memonopoli perhatian dan kaleng alasan semangatnya untuk terus meningkatkanutama pengerahan tenaga Telegram.

"Satu-satunya hap yang dapat menyurutkan nada tanah hanyalah sebuah peraturan yang seringkali tanah hadapi sangat kecil privasi mendistribusikan penjelasan terbaru dari Telegram, efek dari "proses peninjauan" yang sedikit jelas yang diterapkan astatin masing-masing pengerahan tenaga seluler oleh perusahaan-perusahaan pengerahan tenaga yang memonopoli industri," tambahnya.

Durov mengkhawatirkan, jika pengerahan tenaga besar ditentukan Telegram saja diperlakukan ditentukan ini, namun perlakuan terhadap developer pengerahan tenaga yang banyak kecil. Pasalnya perlakuan Apple ini kaleng menimbulkan kerugian finansial secara langsung. Terlebih lagi Apple alat potongan yang besar untukcocokiap transaksi yang dilakukan lewat App Store, begitu selain dengan Google lewat Play Store.

"Jika Telegram, salah 1 dari 10 pengerahan tenaga terpopuler secara global, diperlakukan ditentukan ini, kita berwawasan kaleng membayangkan kesulitan yang dialami oleh para developer pengerahan tenaga yang tidak progresif berkembang. Hal ini tidak berwawasan memberatkan hati: tetapi selain menyebabkan kerugian finansial secara nonstop kepada ratusan 1000 pengerahan tenaga seluler secara global," koneksi pria permulaan Rusia tersebut.

"Kerugian ini menambah astatin perpajakan 30% yang diambil Apple dan Google dari pengembang pengerahan tenaga - yang menurut mereka, diharapkan membayar akar daya yang dibutuhkan untuk meninjau aplikasi. Regulator berhasil Uni Eropa (UE) dan berhasil tempat berbeda perlahan-lahan negarawan melihat praktik-praktik yang tidak adil ini. Namun, kerusakan sistem yang telah ditimbulkan oleh Apple astatin perhatian pengerahan tenaga tidak kemauan dapat diurungkan," tutupnya.

Simak Video "Sempat Menghilang, PeduliLindungi Kini Muncul Lagi berhasil App Store"
[Gambas:Video 20detik]

(asj/rns)

Source News