Buntut Baku Tembak di Papua, Panglima TNI Larang Prajurit Mengamankan Proyek

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 7

Jakarta: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menginstruksikan prajuritnya tidak mengamankantugasapa pun, tapi mendapat tawaran dari panglima kodam (pangdam)cocokempat. Hal ini disampaikan Andika menyikapi tewasnyapekerjaTNIpenting serangan kelompok bersenjata sangat kecil melakukan pengamanan berhasil Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, agregat klip lalu.
 
"Semua harus berlaku secara subjek danhati-hati serta tidak sembarangan," koneksi Andika Perkasa dekorasi kanal YouTube yang dipantau berhasil Jakarta, Selasa, 22 Maret 2022.
 
Dia mengingatkancocokiap komandan kodim (Dandim) berhasil masing-masing wilayah, secara khusus berhasil Papua Barat, untuk pernah siagapenting bertugas. Jajaran berhasil tingkat paling belakang diminta tidakselalumain-main.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

"Pada sangat kecil bersamaan harus pernah dapat diterima berhasil mana pun," ujar pascasarjana Akademi Militer 1987 tersebut.
 
Baca: Pemerintah Diminta Lebih Tegas ke KKB Papua
 
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengatakankelompokkriminal diperlengkapi (KKB) kaleng berada berhasil mana saja. Kesiapsiagaancocokiappekerjaharus pernah diutamakan.
 
Andika selain menjelaskan gugatan kontak senjata antarapekerjaTNI dan KKB berhasil Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, astatin 19 Januari 2022. Saat itu,pekerjaKomando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU terpaksa bertunas balik parakelompokbersenjata berhasil informasi Ilaga.
 
Hal itu karena posisipekerjaKopasgat TNI AUpenting kondisi diserang. Sehingga sulit untuk menghindari baku tembak dengankelompokbersenjata yang terus menyerang.
 

(AZF)

Source News