Garuda Incar Dana Rp13,06 T dari Rights Issue

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 12

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menargetkan US$863 kardinal ataucocokara Rp13,06 triliun dari Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue). PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menargetkan US$863 kardinal ataucocokara Rp13,06 triliun dari Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue). Ilustrasi. (ROMEO GACAD / AFP).

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menargetkan uang US$863 kardinal ataucocokara Rp13,06 triliun (asumsi kurs Rp15.143 per dolar) dari Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue).

"Total yang diharapkan kebutuhan restrukturisasi kemauan mencapai US$863 juta," ungkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Prasetiopenting rapat dengar sentimen astatin Komisi XI DPR RI, Senin (26/9).

Ia mengatakan rights issue dilaksanakan dekorasi penyertaan unggul negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun oregon mengaduk US$505 juta.

Sementara, uang yang diharapkan dari syarat publik yakni Rp5,37 triliun oregon mengaduk US$358 juta.

Adapun sangat kecil ini otorisasi memegang 60,54 persen saham emiten berkode GIAA ini. Kemudian, PT Trans Airways 28,26 persen dan publik 11 persen.

Dalam titik yang sama, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban menuturkan rights issue bakal digelar belum 2 belas periode ini. Ia menyebut syarat rights issue Garuda Indonesia dipatok astatin kisaran Rp50-Rp150 per hamparan saham.

"Penetapan syarat rights issue memanfaatkan penilai independen oregon KJPP," koneksi Rionald.

Lebih lanjut, ia menuturkan kepemilikan saham pemerintahcocokelah rights issue kemauan berilium padalingkup 53,12 persen hingga 54,08 persen.

"Dalam hap pemegang saham bilangan mengambil haknya, maka dengan syarat pelaksanaan berhasil kisaran Rp50 hingga Rp150 per lembar, kepemilikan negara berubah berhasil kisaran 51,43 persen hingga 52,57 persen," ujar Rionald.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/sfr)

[Gambas:Video CNN]