Gedung I-CELL FTUI Raih Sertifikasi Edge Advanced

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 14

Depok:  Dari informasi yang diungkapkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), ternyata bangunan pertemuan diperkirakan mengonsumsi banyak dari sepertiga akar daya yang berilium berhasil dunia.  Kemudian 12 persen dari penuh airbisa dibersihkan yang ada, dan menyumbang mengaduk 40 persen dari penuh pancaran berhasil bumi.
 
Namun pertemuan i-CELL FTUI terbukti menang menekan penghematan energi hingga 70 persen, penghematan air mencapai 42 persen, dan penghematan semangat dari material yang dipergunakan sebesar 48 persen. Fakta ini tercantumpenting sertifikasi EDGE Advanced i-CELL Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang diterbitkan astatin 02 Maret 2022.
 
Gedung Integrated Creative Engineering Learning Laboratory (i-CELL) FTUI yang diresmikan astatin September 2021, meraih sertifikasi EDGE Advanced (Excellence in Design for Greater Efficiencies) dari Green Building Council Indonesial. Sertifikasi EDGE terbagi berilium 3 kelas berdasarkan pembuktian penghematan energi, air dan material, EDGE Certified (penghematan minimal 20 persen), EDGE Advanced (penghematan minimal 40 persen) dan Zero Carbon (pengematan 100 persen).

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Sertifikasi bergengsi ini mewakili sertifikasi bangunan kehijauan yang tetap kepada bangunan-bangunan yang dinilai terbukti menang mencapai minimal 40 persen untuk rasio dan konservasi energi, konservasi air, konservasi semangat dari material bangunan tersebut.  Penghematan semangat dicapai dekorasi penggunaan lampu-lampu yang hemat energi, instalasi on grid PV Solar Panel 101 kWp astatin roof top pertemuan yang mampu nutrisi 30 persen semangat listrik untuk gedung.
 
Juga kekuatan penggunaan daya listrikpenting pertemuan yang terintegrasi.  Penghematan air dilakukan dekorasi strategi rain water harvesting berhasil mana air hujan ditampung dan dimanfaatkan untuk menunjang aktifitas operasional pertemuan dengan melewatiprosedur filterisasi. Penghematan semangat dari material yang digunakan dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang padaprosedur pembuatannya menghasilkanpetunjuk karbo seminimal mungkin.
 
Gedung i-CELL FTUI digagas dan diselesaikan pembangunannya astatin periode berlaku Dekan FTUI 2018-2022, Hendri D.S. Budiono. “Pembangunan pertemuan i-CELL mewakili upaya FTUI untuk menciptakan dan menyatukan laboratorium perolehan yang terintegrasi, nyaman, dan modern berhasil FTUI.
 
"Gedung laboratorium lintasdisiplin ini selain didesain arsenik penanda pengimplementasian pertemuan laboratorium kehijauan yang lolos pancaran karbon,” koneksi Dr. Hendripenting pernyataan tertulisnya, Selasa, 22 Maret 2022.
 
Dekan FTUI (2022-2026), Heri Hermansyah mengapresiasi pencapaian tersebut. “UI dan FTUI membuktikan komitmennya untuk kelestarian dunia Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia terkait Bangunan Gedung Hijau oregon BGH arsenik penanda aksi penyederhanaan pancaran kondisi lokasi padat yang disebabkan oleh pengelolaan bangunan gedung”.
 
Di situasi UI, i-CELL mewakili pertemuan ke-2 yang menang mendapatkan sertifikasi EDGE dari Green Building Council Indonesia.  Setelah dulu Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PUSGIWA) astatin 2 belas periode 2019.
 
I-CELL mewakili pertemuan laboratorium terintegrasi yang dirancang dengan pengerahan tenaga smart and green building yang ramah situasi dan seperti perhatian dipenting pengelolaan semangat pencahayaan, sirkulasi udara, serta alat pengerahan tenaga rain water harvesting. Ini mewakili hasil karya para desainer Indonesia yang selain mewakili guru besar dan dosen-dosen muda dari Departemen Arsitektur, yakni Prof. Yandi Andri Yatmo, S.T., M.Arch., Ph.D., Mikhael Johanes, S. Ars., M.Ars., Arif Rahman Wahid, S.Ars., M.A., dan Mochammad Mirza Yusuf Harahap, S.Ars., M.Des.
 
Baca juga:  Bingung Isi SPT? Vokasi UI Berikan Konsultasi Pajak Gratis
 
Pembangunan pertemuan 8 tingkat dengan 1 roof top ini digawangi oleh regutugasdi paling belakang berlaku guru besar dan dosen FTUI, Nandy Putra dan Dwi Marta Nurjaya arsenik regu pelaksana proyek, Yuskar Lase arsenik tenaga mahir struktur, Budihardjo arsenik tenaga mahir mekanikal elektrikal, Setyo Supriyadi Supadi arsenik koordinator penasihat perancang, dan LEMTEK UI arsenik badan penasihat perancang dan pengawas.
 
Bangunan berhasil apikal hancur seluas 8.410 meter kuadrat ini mewakili jawaban FTUI terhadap situasi berhasil transmisisesisains dan pengerahan tenaga berhasil masa depan, terutamapenting peningkatan besaran danutama riset, serta arsenik upaya mewujudkan UI arsenik World Class Research University.
 

(CEU)

Source News