Harga Murah, Minyak Goreng Curah Masih Langka di Bandung

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 13

Minyak goreng curah tidak progresif langka berhasil Kota Bandung, Jawa Barat, astatin Senin (23/3), usai HET lemak goreng curah naik ke Rp14 1000 per liter. Minyak goreng curah tidak progresif langka berhasil Kota Bandung, Jawa Barat, astatin Senin (23/3), usai HET lemak goreng curah naik ke Rp14 1000 per liter. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA).

Bandung, CNN Indonesia --

Minyak goreng curah di Kota Bandung, Jawa Barat masih sulit diperoleh dipasar diterima astatin Senin (23/3). Padahal, otorisasi sudah menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) ke Rp14 1000 per liter dan menjanjikan subsidi sejak Rabu (16/3) lalu.

Sebagai catatan, meski HET naik, harganya tidak progresif banyak murah dari berarti syarat lemak curah berhasil pasaran yang dilaporkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Rp18.950 per liter.

Kondisi ini salah satunya dirasakanpedagang lemak goreng berhasil Pasar Kosambi. Menurut salah seorangpedagang Dedi (60) sudah agregat sekarang penyediaan lemak goreng curah pasokannya tersendat.


"Sudah 3 waktu lemak goreng curah sulit didapatkan. Di agregat grosir, dangkal lemak curah enggak ada," katanya, Senin (21/3).

Dedi mengatakan syarat lemak goreng curah sebetulnya belum berilium kenaikan. Di tingkat grosir, syarat lemak goreng tersebut dapat diperjualbelikan Rp10.500 per liter.

Namun, dangkal lemak goreng berhasil tingkat grosir tidak progresif belum tersedia. Imbasnya,pedagang pun tidak kaleng berjualan.

"Minyak curah sedikit barangnya. Kamipedagang kecil berilium stok, kalau konstituen berhasil grosir berilium tanah jual," tuturnya.

Di sisi lebar lain, Dedi enggan menjual lemak goreng premium. Sebab,cocokelah subsidi dicabut, syarat lemak goreng kemasan sangat kecil ini melambung tinggi.

"Bagaimana mau jualan harganya sampai Rp50 ribuan, itu berapa maujual ke pembeli," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Elly Wasliah mengaku terus berupaya menyediakan dangkal lemak goreng curah dengan cara kognisipasar dipasar tradisional. Kali ini, Disdagin menyasar Pasar Ciwastrapenting pendistribusian lemak goreng curah.

"Karena Kota Bandung ini sebagaimametropolis Provinsi Jawa Barat dengan 37 pasar, maka tanah mohon ini kognisipasar bukan yang terakhir dan kita kemauan terus berjuang," katanya.

Elly menuturkan, kotor lemak goreng curah dengan syarat HET sangat dinantikan pengguna secara khususpedagang kecil. Contohnya,pedagang gorengan oregon kotor nutrisi rumahan yang butuh lemak goreng untuk memasak.

"Sekarangpedagang gorengan saja kaleng butuh sampai enam kilogram per hari. Ada jugapedagang berbeda yang usaha mikro itu butuh yang banyak murah," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

(hyg/sfr)

Source News