Ini Cara Alami Atasi Sakit Tenggorokan Akibat Panas Dalam

  • Bagikan

Pernah mengalami sariawan disertai bibir pecah-pecah, batuk, dan sakit tenggorokan secara bersamaan? Jika iya, bisa jadi hal tersebut merupakan sakit tenggorokan karena panas dalam. Supaya tubuh tidak merasakan sakit yang berkepanjangan, yuk atasi sakit tenggorokan karena panas dalam dengan cara alami!

Sakit tenggorokan bisa pengaruhi daya tahan tubuh

tenggorokan sakit

Panas dalam merupakan kumpulan dari berbagai keluhan masalah kesehatan dan biasanya memiliki gejala yang cukup beragam.

Meski hanya berupa sakit tenggorokan, gejala panas dalam yang satu ini dapat dipengaruhi  turunnya daya tahan tubuh.

Ini terjadi karena sakit tenggorokan biasanya disebabkan oleh virus flu atau pilek, dan radang tenggorokan.

Gejala yang mudah dikenali saat terjadi sakit tenggorokan karena panas dalam, di antaranya:

  • sakit kepala,
  • demam,
  • tenggorokan terasa gatal, dan
  • sulit menelan.

Tanda-tanda daya tahan tubuh menurun

kekurangan protein

Jika sakit tenggorokan atau gejala panas dalam lainnya mulai menyerang, bisa jadi hal itu menandakan daya tahan tubuh lemah.

Berikut tanda-tandanya yang perlu diperhatikan.

Memiliki masalah pencernaan

Kondisi seperti sering diare atau sembelit merupakan sinyal dari masalah pencernaan yang mengindikasi sistem kekebalan tubuh terganggu. Sebab, 70 persen dari sistem kekebalan tubuh terletak di saluran pencernaan.

Luka sulit sembuh

Saat mengalami luka, sistem imun tubuh akan berusaha mengobati dengan sendirinya secara alami.

Namun, jika daya tahan tubuh menurun, sel-sel yang berperan untuk meregenerasi kulit akan bekerja lambat sehingga menyebabkan luka sulit disembuhkan.

Mudah merasa lelah 

Dalam meningkatkan sistem imun, tubuh membutuhkan energi lebih dan bahan bakar cadangan agar sel-sel kekebalan dapat berfungsi maksimal.

Karena itu, perasaan mudah lelah akan sering terjadi ketika daya tahan tubuh kita menurun.

Mengalami pilek terus menerus

Pilek merupakan suatu kondisi yang normal dialami banyak orang dan mudah sembuh dalam kisaran waktu tiga sampai tujuh hari.

Namun, saat pilek tidak kunjung sembuh atau lagi-lagi datang menghadang, berarti sistem imun tubuh kita sedang lemah dan berusaha keras untuk melawan virus. 

Penyebab dan cara atas sakit tenggorokan akibat panas dalam

tenggorokan berdahak

Sakit tenggorokan terjadi bukan tanpa sebab. Beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya adalah kebiasaan merokok, alergi, dan virus.

Selain itu, paparan bahan kimia, sinusitis, dan lingkungan yang tertutup juga berpotensi menjadi faktor risiko sakit tenggorokan karena adanya infeksi serta iritasi tenggorokkan.

Jangan khawatir, kondisi ini dapat ditangani secara alami. Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mengatasinya.

  • Minum air hangat.
  • Berkumur dengan air garam.
  • Konsumsi suplemen tambahan.

Suplemen tambahan dengan kandungan vitamin C, herbal, dan jus buah, seperti Adem Sari dapat menjadi pilihan yang tepat sebagai solusi mengatasi sakit tenggorokan karena panas dalam.

Adem Sari merupakan minuman pereda panas dalam yang bermanfaat untuk jaga daya tahan tubuh agar terhindar dari gejala flu dan panas dalam, seperti sakit tenggorokan, kembung, letih dan tubuh tidak fit. 

Khasiat Adem Sari sudah terbukti selama lebih dari 25 tahun bahkan hingga ke mancanegara.

Keunggulan lain dari Adem Sari, yaitu komposisi yang sudah dipercaya dapat meredakan panas dalam.

Mulai dari jus jeruk nipis, lemon, jus apel, ekstrak wheatgrass (rumput gandum muda), ekstrak mesona, ekstrak Chrysanthemum (Bunga Krisantemum), vitamin C, dan madu.

Adem Sari dapat diminum lebih dari 1 kaleng dalam sehari. Ini karena Adem Sari merupakan minuman pereda panas dalam yang mengandung vitamin C tinggi untuk bantu jaga daya tahan tubuh.

Meski termasuk minuman herbal tradisional, minuman satu ini tak memiliki rasa pahit, lho!

Untuk itu, Adem Sari cocok diminum untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari panas dalam dan sakit tenggorokan.

The post Ini Cara Alami Atasi Sakit Tenggorokan Akibat Panas Dalam appeared first on Hello Sehat.

  • Bagikan