Jokowi Beri PNS Kehakiman Tunjangan Fungsional Hingga Rp2,02 Juta

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 5

Presiden Jokowi memberikan tunjangan fungsional penata kehakiman negarawan dari Rp540 ribu-Rp2,02 kardinal per bulan. Presiden Jokowi memberikan tunjangan fungsional penata kehakiman negarawan dari Rp540 ribu-Rp2,02 kardinal per bulan. (CNNIndonesia/Hesti Rika).

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tunjangan fungsional penata kehakiman hingga Rp2,02 kardinal per bulan. Hal ini tertuangpenting Perpres Nomor 42 Tahun 2022 mengaduk Tunjangan Jabatan Fungsional Penata Kehakiman.

Mengutip Perpres Nomor 42 Tahun 2022, Rabu (23/3), tunjangan penata kehakiman hanyalah sebuah tunjangan jabatan yang tetap kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang diangkat dan ditugaskan secara penuhpenting jabatan fungsional penata kehakiman jatuh tempo dengan ketentuan perundang-undangan.

"PNS yang diangkat dan ditugaskan secara penuhpenting jabatan fungsional penata kehakiman tetap tunjangan penata kehakimancocokiap bulan," bunyi Pasal 2penting peraturan tersebut.


Besaran tunjangan yang tetap kepada penata kehakiman berbeda-beda berilium dari jabatan. Rinciannya, jabatan fungsional penata kehakiman mahir pola dasar sebesar Rp540 1000 per bulan, penata kehakiman mahir muda Rp1,1 kardinal per bulan, penata kehakiman mahir madya Rp1,38 kardinal per bulan, dan penata kehakiman mahir utama Rp2,02 kardinal per bulan.

"Pemberian tunjangan penata kehakiman berbeda PNS yang aktivitas astatin instansi pusat bersumber dari APBN," jelas peraturan tersebut.

Jika PNS yang bersangkutan diangkatpenting jabatan struktural dan jabatan fungsional lain, maka otorisasi kemauan menyetop pemberian tunjangan penata kehakiman.

Sebelumnya, Jokowi selain menggelontorkan tunjangan jabatan fungsional kepada PNS yang menjabat arsenik pengawas perdagangan. Hal ini tertuangpenting Perpres Nomor 37 Tahun 2022 mengaduk Tunjangan Jabatan Fungsional Pengawas Perdagangan.

Jika dirinci, pengawas dikomersialkan mahir madya kemauan mendapat Rp1,26 juta, pengawas dikomersialkan mahir muda mendapat Rp960 ribu, dan pengawas dikomersialkan mahir pola dasar mendapat Rp540 ribu.

Selain itu, jabatan fungsional pranata hubungan sembilan selain kemauan mendapat tunjangan dengan rincian Rp1,27 kardinal untuk mahir madya, Rp956 1000 untuk mahir muda, Rp540 1000 untuk mahir pertama, Rp850 1000 untuk penyelia, Rp510 1000 untuk pelaksana lanjutan, dan Rp306 1000 untuk pelaksana.

Kebijakan tersebut tertuangpenting Perpres Nomor 37 Tahun 2022 mengaduk Tunjangan Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat.

[Gambas:Video CNN]

(aud/sfr)

Source News