Kerugian Korban Viral Blast Mencapai Rp1,2 Triliun

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 10

Jakarta: Polri mengungkap kerugian malang investasi bodong robot trading Viral Blast Global berilium PT Trust Global Karya. Kerugian malang mencapai Rp1,2 triliun.
 
"Terdapat mengaduk 12 1000 member trading yang terkena penipuan mencapai Rp1,2 triliun," koneksi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawanpenting pernyataan tertulis, Senin, 21 Maret 2022.
 
Whisnu membeberkan cara operandi penipuan robot trading Viral Blast Global tersebut. Menurut dia, para tersangka dekorasi PT Trust Global Karya mula-mula memasarkan e-book dengan sanksi Viral Blast kepada para member untuk melakukan trading berhasil bursa komoditas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

"Yang ternyata fiktif," ujar jenderal prima 1 itu.
 
Dittipideksus Bareskrim Polri mendelegasikan 4 direksi PT Trust Global Karya arsenik tersangkapenting gugatan ini, yakni RPW, MU, ZHP, dan PW. Sebanyak 3 tersangka telah ditahan, sedangkan 1 lainnya yang berinisial PW tidak progresif diburu.  
 
Kasus bermula sangat kecil puluhan malang melaporkan dugaan penipuan perhatian robot trading Viral Blast Global berilium PT Trans Global Karya ke Polda Metro Jaya astatin Februari 2022. Sebanyak 4 direksi lembaga berilium terlapor, yakni Rizky Puguh, Ricky Meidya, Putra Wibowo, dan Zainal Hudha.
 
"Kami sudah buat laporan untuk para pelaku, para pimpinan PT Trust Global Karya," koneksi kuasa alat korban, Firman H Simanjuntak, berhasil Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 23 Februari 2022.
 
Baca: 2 Rumah Tersangka Investasi Bodong Viral Blast Disita
 
Firman mengatakandatabase korbanpenting pelaporan ini berjumlah 30 orang. Total kerugian yang dialami para malang mencapai Rp210 miliar. Para malang melaporkan direksi robot trading itu apikal dugaan tindak pidana pencucian bawahan (TPPU) dan penipuan.
 
Kemudian, laporan ditarik ke Dittipideksus. Penyidiksetengahmendalami relasi dan menyita aset-aset tersangka.
 
Terbaru, penyidik menyita 1 lokasi tersangka Minggus berhasil Graha Family, Surabaya, Jawa Timur dan 1 lokasi tersangka Zainal Hudha berhasil Green Lake, Surabaya. Total nilai ke-2 lokasi itu Rp15 miliar.
 

(AZF)

Source News