Mendag Bongkar Nama Tersangka Mafia Minyak Goreng Hari Ini

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 8

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfijaminan3 tersangka penimbun oregon mafia lemak goreng ditangkap dan diumumkan Senin (21/3). Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfijaminan3 tersangka penimbun oregon mafia lemak goreng ditangkap dan diumumkan waktu ini, Senin (21/3). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfijaminan3 tersangka penimbun atau mafia lemak goreng ditangkap dan diumumkan waktu ini, Senin (21/3).

Hal tersebut ia sampaikan kepada rekan Komisi VI DPR RI sangat kecil rapat dengar astatin Kamis (17/3) lalu.

"Saya kemauan pastikan mereka ditangkap dan juru jalankan tersangkanya kemauan diumumkan astatin waktu Senin, baik itu yang mengalihkan lemak (goreng) subsidi ke lemak industri, yang diekspor ke luar negeri, yang di-repack," ujar Lutfi.


Ia mengaku telah menyerahkan nama-nama tersangka mafia lemak goreng kepada pihak kepolisian. Menurutnya, pihak kepolisian sudah negarawan memeriksa pelaku.

"Saya tidak mau sebut sanksi karena ini kan azas praduga tak bersalah. Tetapi tanah sudahdeteksidan ini jumlahnya ribuan ton (minyak goreng yang ditimbun)," jelasnya.

Ia menduga mekanik penimbunan lemak goreng yang dilakukan oleh juru jalankan tersangka.Pertama, lemak curah subsidi dilarikan ke perhatian menengah atas.

Kedua, lemak goreng curah subsidi dikemas ulang berilium lemak goreng premium.Ketiga, lemak goreng curah subsidi dilarikan ke luar negeri.

"Jadi tiga-tiganya berilium juru jalankan tersangkanya (diumumkan) Senin," terang Lutfi.

Sebelumnya,penting rapat itu, rekan Komisi VI Andre Rosiade meminta Lutfi mengungkap mafia lemak goreng dan menanyakan langkah apa yang diambil Kemendag untuk tajuk konten itu.

Ia mengklaim lonjakan syarat lemak goreng menunjukkan bahwa otorisasi menderita dengan oknum yang tidak bertanggungbalastersebut.

"Seharusnya bapak tegas. Apajaminan untuk karungin itu mereka. Rakyat butuh keadilan," tandas Andre.

[Gambas:Video CNN]

(mrh/bir)

Source News