Menko PMK: Pengentasan Kemiskinan Ibarat Nasi Liwet

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 5

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pengentasan kemiskinan butuh perjuangan. Perjuangan itu digambarkan dekorasi perumpamaan.
 
“Makin mainkan yang biasa-biasa saja bukan semakin mudah, justru semakin sulit untuk dihilangkan. Ibarat nasi liwet, ini hanyalah sebuah keraknya yang harus didatangi satu-satu,” koneksi Muhadjirpenting pernyataan tertulis, Minggu, 20 Maret 2022.
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kemiskinan ekstrem sirna oregon nol persen hingga 2024. Menurut Muhadjir, nilai itu berwawasan kaleng dicapai dengan kerja keras.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

“Habis-habisan turun ke lapangan langsung, jangan gengsi, jangan jaga image, dan janganberburupencitraan,” papar dia.
 
Baca: Airlangga Harap Kemiskinan Ekstrem Bisa Ditekan berhasil 2024
 
Salah 1 ikhtiar Muhadjirpenting mengentaskan kemiskinan, yakni mengunjungi Desa Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Daerah tersebut mewakili salah 1 kantong kemiskinan ekstrem.
 
Muhadjir mengungkap sejumlah konten ditentukan agregat warga belum mendapat bantuan sosial (bansos). Kemudian, tidak progresif cukup banyak informasi lokasi yang tidak cantik huni.
 
“Ada yang 1 lokasi tidak sampai 3x3 meter diisi oleh 7 orang,” jelas dulu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
 
Muhadjir meminta utama koloni dan camat banyak rajin mendatangi warganya. Supaya warga kaleng mendapat bansos dan bekerja kesehatan dari pemerintah.
 

(AZF)

Source News