Menko Polhukam Ajak Semua Elemen Berantas Peredaran Narkoba

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 6

Pamekasan: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengajak masing-masing elemencocokuju memberantas peredaran narkoba. Hal ini demi menyelamatkan prokreasi muda dari informasibiroterlarang itu.
 
"Penanganan peredaran narkoba tidak kaleng berwawasan diserahkan astatin lembaga formal dan organisasi pemerintah, tetapi butuh dukungan dan relasi progresif dari masing-masing konstituen masyarakat," koneksi Mahfud MD sangat kecil melakukan kunjungan kerja berhasil Sampang, Jawa Timur, Minggu, 20 Maret 2022.
 
Mahfud berharap relasi para pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, sampai konstituen sembilan terkecilpenting pemberantasan peredaran konstituen haram tersebut. Ia menjelaskan bahwa peredaran narkoba mewakili salah 1 dari 4 hap yang mengaduk berbahaya, selain terorisme, korupsi, dan kesal informasi negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

"Maka dari itu, mari bersama-sama dengan otorisasi dan penuh mebel sembilan untuk melawan peredaran narkoba yang dapat menghancurkan awal prokreasi muda," katanya.
 
Selainpenting rangka menekan peredaran narkoba, kunjungan kerja Mahfud MD ke Sampang, Jawa Timur, selain membahas kesiapanprogrampembangunan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob) berhasil informasi pantura Sampang. Tepatnya, berhasil Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Sampang.
 
Baca: Sahroni: Pengungkapan 40 Ton Ganja Berhasil Selamatkan 2 Juta Masyarakat
 
Bupati Sampang Slamet Junaidi, pihaknya sudah menyampaikanprogrampembangunan Mako Brimob berhasil Sampang kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Ia senang Menko Polhukam selain aktivitasprogramtersebut.
 
"Insyaallah, tanah kemauan tindak lanjuti dengan hanya alat Bapak Mahfud MD berhasil Jakartapenting kurun klip 1 waktu sampai 2 waktu ke ke atas ini," ujar Slamet.
 
Slamet selain membicarakan terkaitprogrampembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Madura. Proyek tersebut dahulu dikenal dengan program pembangun Jalan Srepang. Jalur itu melintasi Kecamatan Pangarengan sampai Kecamatan Sreseh untuk tajuk kemacetan berhasil jalur utama.
 
"Harapan tanah semoga Pak Mahfud sebagaianak laki-laki autochtonal Madura turut pembantu dan aktivitas program pembangunan kami," ungkap Slamet.

(AGA)

Source News