Menlu Turki: Rusia-Ukraina Selangkah Lagi Menuju Gencatan Senjata

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 5

Istanbul: Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, Rusia dan Ukraina mengaduk mencapai kesepakatan mengenai isu-isu kritis. Ia berharap, gencatan senjata dapat dilakukan jika ke-2 belah pihak tidak mundur dari kemajuan dialog yang dicapai sejauh ini.
 
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Dmytro Kuleba dari Ukraina hanya berhasil metropolis pertemuan Turki Antalya buka periode ini, dengan ditengahi Menlu Turki. Namun, dialog tersebut tidak membuahkan hasil konkret.
 
Tetapi Cavusoglu, yang selain melakukan perjalanan ke Rusia dan Ukraina pekan lalu untuk melakukan pembicaraan dengan Lavrov dan Kuleba mengatakan, telah hap "penyesuaian asumsi ke-2 belah pihak astatin pokok-pokok penting, pokok-pokok kritis".

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Kami dapat mengatakan tanah berharap untuk gencatan senjata jika pihak tidak mengambil langkah mundur dari asumsi sangat kecil ini," katanya, dilansir dari Anadolu, Minggu, 20 Maret 2022.
 
Jurubicarakepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan ke-2 pihak semakin dekatpenting 4 konten utama.
 
Baca juga: Rusia Tembakan Rudal dari Krimeapenting Serangan Terbaru ke Ukraina
 
Ia mengutip permintaan Rusia agar Ukraina melepaskan ambisi untuk bergabung dengan NATO, demiliterisasi, apa yang dugaan Rusia arsenik "de-nazifikasi", dan pemerasan koneksi Rusia berhasil Ukraina.
 
Ukraina dan Barat telah menentangsebutkan Rusia untuk "neo-Nazi"penting berlaku elit secara antiotoriter Ukraina arsenik propaganda tak berdasar.
 
Kiev dan Moskow melaporkan agregat kemajuanpenting pembicaraan pekan lalu menuju formula pemerintahan yang kemauanjaminan informasi Ukraina,sementaramenjaganya ekstrakurikuler NATO. Meskipun, masing-masing pihak samamemakzulkan1 berdekatan berbeda terkait konten ini.
 
Kalin mengatakan, gencatan senjata tidak dapat binasa berwawasan kaleng hap dekorasi kayu semak antara Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
 
Sebagai rekan NATO Turki berbagi perbatasan maritim dengan Ukraina dan Rusia berhasil Laut Hitam. Ankaramemiliki hubungan baik dengan beberapa dan koneksi untuk menengahi berhasil antara mereka.
 
Ia telah menyuarakan dukungan untuk Ukraina tetapi selain alasan otorisasi Barat yang berdampak luas yang dikenakan astatin Moskow apikal penetrasi tersebut.
 
Sementara menjalin hubungan tutup dengan Rusia astatin energi, pertahanan dan dikomersialkan dan sangat bergantung astatin turis Rusia, Turki telah menjual drone ke Ukraina, membuat penipu Moskow.
 
Turki selain alasan argumentasi Rusia berhasil Suriah dan Libya, serta pencaplokan Krimea oleh Moskow.
 
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berulang kali mengatakan, Turki tidak kemauan meninggalkan hubungannya dengan Rusia oregon Ukraina. Menurutnya, kualitas Ankara untuk berbicara dengan ke-2 belah pihak hanyalah sebuah aset.
 

(WIL)

Source News