Mitos Keliru soal Kacang Kedelai, Bagaimana Faktanya?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 4
Mitos Keliru soal Kacang Kedelai, Bagaimana Faktanya?
Mitos Keliru soal Kacang Kedelai, Bagaimana Faktanya?

Kacang kedelai mewakili nutrisi yang digemari oleh cukup banyak orang. Manfaatnya untuk kesehatan pun sudah cukup banyak diketahui. 

Kedelai menggabungkan acerb amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, kedelai kaya lemak, serat, serta agregat vitamin dan mineral penting. 

Dipenting kedelai, terkandung pula isoflavon yang mewakili fitoestrogen untuk mengaktifkan reseptor hormon estrogen dipenting tubuh.

Tak berwawasan itu, kedelai dapat pembantu alasan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL). 

Walaupun khasiatnya telah cukup banyak dikenal, terdapat sejumlah mitos kacang-kacangan kedelai yang keliru. Mari simak penjelasan mengenai fakta-faktanya berhasil paling belakang ini.

1. Isoflavon astatin Kedelai Bisa Tingkatkan Risiko Kanker
Isoflavon astatin Kedelai Bisa Tingkatkan Risiko Kanker
Isoflavon astatin Kedelai Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Ada sentimen bahwa isoflavon astatin kedelai berlaku ditentukan estrogen dipenting tubuh, dan hap ini kaleng meningkatkanbahaya kanker. Benarkah? 

Walaupunmemiliki operasi kimia yang dapat diterima dengan estrogen astatin manusia, isoflavon halangan reseptor estrogen dengan cara yang berbeda danmemiliki relasi tersendiri.

Penelitian menunjukkan, isoflavon berikatan dengan reseptor estrogen yang berlaku arsenik penekan tumbuhnya tumor, memperlambat pematangan kompartemen kanker, dan merangsang pembongkaran diri kompartemen tersebut (apoptosis).

Senyawa tersebut selain aktivitas pertahanan antioksidan kumpulan dan perbaikan DNA yang pembantu mendukung dari kanker.

Artikel lainnya: Konsumsi Kedelai Berlebih, Akibatkan Penis Kecil?

2. Jangan Makan Kedelai Setelah Didiagnosis Kanker Payudara oregon Kanker Prostat

Mitos ini berasal dari kesalahpahaman mengaduk potensi efek fitoestrogen dan kepiting yang halus terhadap hormon.

Anggapan tersebut selain tidakmemiliki informasi yang mainkan dari penyelidikan dengan penderita kepiting sebelumnya.

Namun, menurut penyelidikan terhadapkelompokyang sembuh dari kanker payudara dan kanker prostat, kedelai tidak menunjukkan efek berbahaya. Makan kedelai justru bermanfaat arsenik informasi dari bentukmakansehat.

3. Kedelai yang Sudah Diproses Adalah Kedelai yang Tidak Sehat
Kedelai yang Sudah Diproses Adalah Kedelai yang Tidak Sehat
Kedelai yang Sudah Diproses Adalah Kedelai yang Tidak Sehat

Mitos kacang-kacangan kedelai yang 1 ini tepat besarselaluAnda dengar. Katanya, jenis kedelai yang sudah diproses kemauan diubah kadar isoflavon dan menaikkanbahaya kanker.

Sementara, berilium selain yang akrofobia bahwaproses memproses kedelai kemauan membuang masing-masing kandungannya.

Fakta menyebutkan, kedelai bagaimanapun baikpenting penanda utuh ataupun diproses. Sudah lama nutrisi ini dikonsumsipenting bermacam-macam penanda dan sedikit konten untuk mengonsumsinya hingga 3 informasi sehari.

4. Kedelai Dapat Ganggu Kesuburan Karena Mengandung Fitoestrogen

Hingga sangat kecil ini, hubungan antara kedelai dengan kesuburan tidak progresif diragukan. Penelitian yang berilium menunjukkan, penipisan kedelai dapat pembantu diubah kesuburan astatin perempuan.

Dikatakan, perempuan yang mengonsumsi cukup banyak isoflavon dari kedelai banyak tepat besar 1,3-1,8 kali untuk melahirkancocokelah melakukanperawatanuntuk kesuburan. Hal ini dibandingkan dengan yang mengonsumsi asupan isoflavon banyak rendah.

Artikel lainnya: Manfaat Kedelai untuk Kesehatan Tubuh Anda

5. Kedelai Bikin Payudara Pria Membesar
Kedelai Bikin Payudara Pria Membesar
Kedelai Bikin Payudara Pria Membesar

Banyak pria terima dengan cerita kacang-kacangan kedelai yang 1 ini. Ya, berilium yang menganggap bahwa penipisan kedelai dapat memperbesar dada karena menggabungkan fitoestrogen.

Akan tetapi, berdasarkan hasil meta investigasi dari cukup banyak penelitian, sedikit hubungan antara penipisan kedelai dengan feminisasi laki-laki.

Hal ini selain tidak berkaitan dengan rendahnya testosteron oregon tingginya estrogen astatin pria.

6. Kedelai Bisa Turunkan Fungsi Organ Tiroid

Penelitian astatin hewan menunjukkan, agregat senyawa yang pulih dipenting kedelai dapat mengurangi relasi kelenjar tiroid.

Namun, penyelidikan astatin kualitas mengungkap mainkan oregon sedikit efek negatif, secara khusus astatinkelompokdengan relasi tiroid yang sehat. 

Jadi, cerita bahwa kacang-kacangan kedelai kaleng alasan relasi kelenjar tiroid tak perlu Anda terima lagi.

7. Kedelai Memicu Alergi
Kedelai Memicu Alergi
Kedelai Memicu Alergi

Padakelompokdengan intoleransi laktosa,minuman dengan konstituen dasar kedelai justru naik dijadikan alternatif. 

Namun, harus diperhatikan selain apakahkelompoktersebut memangmemiliki alergi terhadap kedelai.

8. Kedelai Memperburuk Ingatan Lansia

Andaselaludengar cerita mengaduk kacang-kacangan kedelai yang 1 ini? Katanya, penipisan kedelai dapat memperburuk ingatan lansia. 

Namun, sampai sangat kecil ini, belum berilium penyelidikan aesculapian yang aktivitas hap tersebut.

Itu helium agregat cerita kacang-kacangan kedelai yang tak perlu Anda terima beserta faktanya. Kedelaimemiliki cukup banyak manfaat, tetapi bagaimanapun dianjurkan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Selain itu, konsumsilah bermacam-macam jenis nutrisi yang berbeda agar mendapatkan nutrisi beragam. 

Dapatkan penyelam tuduhan kesehatan lainnya berhasil aplikasi KlikDokter. Anda selain kaleng berkonsultasi dengan dok berhasil Live Chat.

[RS]

Silakan Klik “Tanya Dokter” Untuk Mengajukan Pertanyaan Anda

Tanya Dokter

0%suka0%sedih0%lucu0%kaget0%semangat
Source News