Pemerintah Talangi Rp7.800 untuk Setiap Liter Solar Subsidi

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 8

Dirut Pertamina menyebut otorisasi menalangi Rp7.800 untukcocokiap liter solar subsidi. Biaya subsidi itu bahkan banyak mahal dari hargajual solar subsidi. Dirut Pertamina menyebut otorisasi menalangi Rp7.800 untukcocokiap liter solar subsidi. Biaya subsidi itu bahkan banyak mahal dari hargajual solar subsidi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan bahwa otorisasi merogoh kocek Rp7.800 percocokiap pembelian solar subsidi.

Saat ini solar non subsidi dibanderol Rp12.950 per liter sedangkan solar subsidi berwawasan Rp5.150 per liter.

Bahkan, ia menyebut pengaduan subsidi banyak mahal dari astatin hargajual solar subsidi itusama.


Melihat besarnya bawahan negara yang harus dikucurkan untuk subsidi solar, ia menilaipenting untukjaminanberwawasan pihak yang berhak saja yang mendapatkan subsidi.

"Setiap pembelian yang ngocor itu Rp7.800 negara harus bayar, sehingga sangatpenting kita harus menjada demand side (sisi permintaan) agar tidak hap subsidi tidak jatuh tempo sasaran," katanya astatin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (29/3).

Walau begitu, Nicke mengatakan astatin kenyataannya berilium saja kucuran solar subsidi yangbepergian ke mereka yang tidak semestinya dapat subsidi. Misalnya, para pengusaha besar.

Ia menjelaskan praktik tender murah-murahan membuat para lembaga transporter membeli BBM subsidi agar kaleng memenangkan tender berhasil perhatian angkutan barang.

"Dalam kontak antara perhatian besar dengan transporter harusnya pakai BBM non subsidi. Tapi yang naik hap hanyalah sebuah ditenderkan murah-murahan akhirnyahidanganaya menang mereka pakai BBM subsidi," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)

[Gambas:Video CNN]

Source News