Penjualan Miras di Bali Naik 24 Persen Imbas Kunjungan Turis Melesat

Sedang Trending 1 bulan yang lalu 3

Ditjen Bea dan Cukai Bali menyebut kotor miras berhasil Pulau Dewata naik 24 persen astatin Maret ini. Kenaikan mewakili luar biasa wisata berhasil Bali membaik. Ditjen Bea dan Cukai Bali menyebut kotor miras berhasil Pulau Dewata naik 24 persen astatin Maret ini. Kenaikan mewakili luar biasa wisata berhasil Bali membaik. Ilustrasi. (AP/Firdia Lisnawati).

Jakarta, CNN Indonesia --

Ditjen Bea Cukai regional Bali melaporkan kotor minuman keras (miras) di Pulau Dewata mencapai Rp754,24 kardinal astatin asumsi Selasa (29/3) ini. Angka itu naik 24,84 persen dibandingkan periode yang berdekatan 2021 yang sebesar Rp604,14 miliar.

Kepala Kanwil Bea dan Cukai Bali, NTB dan NTT Susila Brata mengatakan kenaikan tercermin dari kotor cukai miras berhasil Bali.

"Kenaikan cukai miras itu menunjukkan peningkatan penipisan miras oleh para turis berhasil Bali. Ini salah 1 indikator sistem dan pariwisata berhasil Bali negarawan bangkit alat dan pulih," katanya ditentukan dikutip dari Antara, Selasa (29/3).


Susila menambahkan dengan kenaikan kotor miras itu, penerimaan cukai berhasil Bali negarawan naik. Untuk Februari 2022 saja misalnya, penerimaan cukai sudah mencapai Rp102,32 miliar.

Penerimaan cukai ini berhasil apikal nilai Februari 2022 yang Rp96,57 M. Dengan realisasi itu, penerimaan Ditjen Bea Cukai Regional Bali hingga asumsi 29 Maret 2022 sebesar Rp789,67 miliar.

"Untuk nilai penerimaan bea masuk berhasil Ditjen Bea Cukai regional Bali 2022 mencapai Rp35,43 miliar, turun sebesar 22,93 persen, dibanding 2 belas periode dulu Rp45,98 miliar," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(agt/bir)

Source News