Pertemuan DEWG Dorong Teknologi untuk Pemulihan Ekonomi

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 9

Lombok: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memulai kayu semak pola dasar Digital Economy Working Group (DEWG) arsenik rangkaian Presidensi G20 Indonesia. Pertemuan yang digelar secara hybrid ini berilium alat berbeda para rekan G20 untuk memaksimalkan perkembangan pengerahan tenaga digital.
 
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan kayu semak sekarang mendoron pemanfaatan satuan pengerahan tenaga bilangan bulat untuk mencapai peningkatan yang semakin kuat, memberdayakan, inklusif, dan berkelanjutan.
 
"Hasil dari pengobatan ini kemudian kemauan menjadi building block bagi bermacam-macam macam isu bilangan bulat yang semakin relevanpenting keberadaan kita berhasil bermacam-macam sektor, dan mempromosikan tata negosiasikan kehidupansegar yang banyak bersifat informasi sentris," koneksi diapenting video conference di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, 29 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?


Ia menambahkan kayu semak pola dasar tersebut mewakili informasi dari berlaku DEWG yang kemauan berlangsung pas keketuaan Presidensi G20 Indonesia. Pertemuan ini melanjutkan pengobatan intensif terkait isu didahulukan DEWG G20 astatin Pre-Meeting Workshop Session astatin 15 Maret 2022 yang lalu.
 
Pertemuan ini turut dihadiri oleh 4 planet knowledge partners DEWG, yakni International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commission for Asia and Pacific (UN ESCAP), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), dan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).
 
Selain itu, kayu semak ini selain dihadiri oleh 3 local knowledge partner DEWG Indonesia yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, serta Universitas Padjadjaran. Sedangkan para delegasi dari negara rekan G20 selain mengejar kayu semak pola dasar DEWG ini secara daring.

3 isu didahulukan DEWG: Connectivity and Post Covid-19 Recovery. Digital Skills and Digital Literacy dan Cross-Border Data Flow. Data Free Flow with Trust.

Ketiga isu didahulukan ini dianggap jatuh tempo dengan kena pajak Presidensi G20 Indonesia 'Recover Together Recover Stronger'.
 
"Saya mengajak penuh pemangku kepentingan untuk aktivitas pelaksanaan rangkaian acara bilangan bulat economy working grouppenting Presidensi G20 Indonesia ini guna nutrisi deliverable yang faktual dan bermakna berbeda sistem bilangan bulat global. Mari astatin kita mengawal nada Presidensi G20 Indonesiapenting menyongsong peningkatan yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.

(Des)

Source News