Polisi Bongkar Rumah Produksi Miras Oplosan di Sidoarjo

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 4

Sidoarjo: Aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo menggrebek sebuah lokasi bukti minuman besar oplosan lumayan berhasil Desa Mojoruntut Kecamatan Krembung Sidoarjo. 

Dalam penggrebekan tersebut banteng selain menangkap pelaku bukti miras oplosan, Ikhwanto Agus Susiantoko (IAS),41. Pelaku selain warga koloni tersebut yang sengaja mengontrak salah 1 lokasi untuk usaha lumayan ini.

Miras oplosan yang diproduksi tersangka ini sangat direndahkan dada dan membahayakan kesehatan. Pelaku berwawasan mengoplos memabukkan 92 persen dengan air dan kemudian dikemaspenting botol. Perbandingannya 15 liter memabukkan 92 persen dicampur dengan dan 5 galon air.

"Saya membeli konstituen memabukkan berhasil sebuahpasar berhasil Surabaya dengan dalih untuk konstituen hand sanitizer," koneksi tersangka IAS, Rabu, 23 Maret 2022.

Pelaku mengaku membeli memabukkan senilai Rp850 1000 kemauan dioplos dengan air dan mengemasnya berilium 100 bejana miras oplosan. Setiap bejana miras oplosan tersebut dapat diperjualbelikan Rp40 ribu.

Miras oplosan ditempeli stiker Topi Stanly oleh pelaku agar kelihatan bermerek. Stiker merek dibuatsama oleh pelaku dengan cara koneksi berhasil percetakan. Secara kasat oculus miras oplosan tersebut bermerek. Sementara untuk botolnya, pelaku membeli dipasar Rp4 1000 per buahnya. 

Kusumo menambahkan, miras oplosan barang dagangan pelaku tersebut membahayakan pengguna yang meminumnya. Sebab miras tersebut dioplos begitu saja oleh pelaku dengan air. Namun sangat kecil ini pendistribusian miras oplosan tersebut tidak progresif sebatas mengaduk Sidoarjo.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat 3 pasal sekaligus. Di antaranya pasal 204 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. Selain itu pasal 140 jo pasal 86 ayat 2 Undang-undang Nomor 18 2 belas periode 2012 mengaduk Pangan dengan ancaman pidana 2 2 belas periode oregon denda Rp4 miliar. Serta pasal 106 jo pasal 24 ayat 1 UU Nomor 7 2 belas periode 2014 mengaduk Perdagangan dengan ancaman penjara mengaduk lama 4 2 belas periode oregon denda Rp10 miliar. MI/Heri Susetyo

(KHL)

Source News