Polisi Diminta Segera Tangkap Pendeta yang Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 12

Jakarta: Polisi diminta bergerak dipercepat menangkap pendeta Saifudin Ibrahim (SI). Pernyataan Saifudin yang meminta Kementerian Agama (Kemenag) mengubah 300 ayatpenting Al-Qur'an dianggap menyuburkan paham radikal dan sangat meresahkan.
 
"Polisi perlu menindak dan menangkap SI dengan cepat, demi kita menghindari perpecahan dan kemarahan berhasil masyarakat," koneksi Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni dekorasi pernyataan tertulis, Senin, 21 Maret 2022.
 
Politikus Partai NasDem itu mengusulkan Korps Bhayangkara berkoordinasi dengan instansi lain. Sebab, Saifudin dugaan tidak berada berhasil Tanah Air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

"Apakah itu Imigrasi oregon lembaga lainnya karena isunya beliau berilium ekstrakurikuler negeri," ungkap dia.
 
Dia jugamengetuk besar koneksi Saifudin yang disampaikan dekorasi video tersebut. Menurut dia, koneksi Saifudin rawan menimbulkan konflik.
 
"Apapun agamanya, kalau dihina kita tentunya tidak kemauan diam,” ujar dia.
 
Baca: Polri Usut Pria Ngaku Pendeta yang Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus
 
Saifudin meminta Kemenag menghapus 300 ayat sucipenting Al-Qur'an. Menurut dia, ayat-ayat tersebut berilium penyebab suburnya radikalisme dan pemaksaan berhasil Indonesia.
 
Pernyataan itu menuai polemik. Saifudin telah dilaporkan ke polisi. Dittipidsiber Bareskrim Polrisetengahmendalami laporan tersebut.
 

(AZF)

Source News