Polres Asahan Evakuasi Kapal Pembawa PMI Tenggelam di Selat Malaka

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 8

Medan: Personel Satuan Polairud Polres Asahan astatin regu gabungan mengevakuasi puluhan Pekerja Migran Ilegal (PMI) dari 3 kapal penolongcocokelah kapal PMI itu tenggelam berhasil perairan Selat Malaka, Sabtu siang, 19 Maret 2022.
 
Evakuasi berlangsung berhasil perairan Tanjung Api Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara.
 
"Kapal pembawa PMI lumayan itu turun berhasil perairan Selat Malaka,  diduga mengalami kebocoran besar astatin platform kapal tepatnya berhasil paling belakang motor dan pompa pengisap air," koneksi Ps Kasat Polairud Polres Asahan, Iptu F.Panjaitan,penting pernyataan tertulis, Minggu, 20 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Baca: Kapal Kargo Pembawa Mobil UEA Terbalik berhasil Teluk Persia
 
Panjaitan menyebutkan dari pernyataan para ABK dan PMI, bahwa mereka berangkat dari Sei Sembilang, sekira pukul 21.30 WIB, Kamis, 17 Maret. Pada mengaduk pukul 05.30 WIB, Jumat, 18 Maret mereka dapatkan berhasil Malaysia.
 
Namun dikarenakan waktu sudah terang dantakutditangkap oleh Polisi Malaysia, Tekong Heri memutar balik kapalnya yang transportasi PMI untuk alat kesetengahair menunggu malam waktu hari.
 
"Saat disetengahlaut, Tekong Heri menyadari bahwa kapal yang dibawanya mengalami kerusakan (tidak kaleng hidup) sehingga kapal perlahan tenggelam," jelasnya.
 
Ia menjelaskan berdasarkan tuduhan bahwa kapal pembawa PMI turun berhasil Selat Malaka, Tim Evakuasi Gabungan bergerak dari Pelabuhan Panton Bagan Asahan menuju Laut Selat Malaka guna mengungkap mainkan penentuan tenggelamnya kapal dan melakukan penyisiran korban.
 
Minggu astatin pukul 13.00 WIB,petugas mengungkap 3 kapal penolong yang transportasi pengendara PMI yang anggota berjumlah 59 orang, 2kelompokPMI yang sudah meninggal, dan ABK sebanyak 2 orang.
 
Selanjutnya Tim Evakuasi Gabungan (Lanal TBA, Dit Polairud Polda Sumut, dan Basarnas Polres Asahan) transportasi para malang ke Pelabuhan Panton Bagan Asahan serta berkoordinasi dengan pihak RSU Dr.Tengku Mansyur Tanjungbalai untuk evakuasi mayat.
 
"Saat inipetugas selain telah berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Asahan guna mengevakuasi malang PMI yang anggota dan pengusutan terhadap ABK Kapal," ujarnya.
 
 
 

(DEN)

Source News