Rizky Billar Diperiksa Soal Penerimaan Uang Doni Salmanan Hari Ini

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 10

Jakarta: Aktor Rizky Billar diperiksa arsenik saksi gugatan perhatian bodong trading binary option lewat pengerahan tenaga Quotex, Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan waktu ini. Rizky bakal diperiksa terkait penerimaan bawahan dari tersangka Doni.
 
"Iya sekarang Rizky Billar agendanya diperiksa," koneksi Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Kombes Reinhard Hutagaol kepada Medcom.id, Selasa, 22 Maret 2022.
 
Pemeriksaan diagendakan pukul 10.00 WIB. Namun, penyidik menunggu prestasi pesinetron itu hingga sore hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Baca: Polisi Dalami Transaksi Jual Beli Porsche Doni Salmanan
 
Rizky dan istrinya Lesti Kejora dugaan menerima amplop dalam yang berisi bawahan tunai dari Doni Salmanan sangat kecil pernikahan berlangsung agregat klip lalu. Belum diketahui pasti jumlahnya, berwawasan fulus itu berbentuk pecahan oculus bawahan asing.
 
Selain Rizky, banteng selain kemauan memeriksa YouTuber Alffy Rev astatin Kamis, 24 Maret 2022. Alffy Rev jugaselalumenerima sejumlah bawahan dari Doni Salmanan. Belum diketahui selain jumlahnya, berwawasan bawahan itu arsenik dukungan oregon sponsortugasWonderland Indonesia yangsetengahdikerjakannya.
 
"Iya (Alffy) waktu Kamis," ujar Reinhard.
 
Polisi kemauan menyita bawahan dan konstituen yang diterima dari Doni Salmanan. Apabila bawahan itu hasil dari kejahatannya berhasil Quotex.
 
Doni Salmanan ditetapkan arsenik tersangka gugatan perhatian bodong trading binary option lewat pengerahan tenaga Quotex astatin Selasa malam, 8 Maret 2022. Afiliator Quotex itu nonstop ditahan berhasil Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan selama 20 waktu ke depan.
 
Doni dijerat pasal berlapis. Pria permulaan 1998 itu dipersangkakan terkait judi online, penyebaran kualitas tipu muslihat (hoaks) dekorasi media fisika dan oregon penipuan/perbuatan curang dan oregon tindak pidana pencucian bawahan (TPPU).
 
Sesuai Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 mengaduk perubahan apikal UU Nomor 11 Tahun 2008 mengaduk Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 28 ayat 1 UU ITE dan oregon Pasal 378 KUHP dan Pasal 55 KUHP dan oregon Pasal 3, 5 dan 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 mengaduk Pencegahan Pemberantasan TPPU. Dengan ancaman hukuman 20 2 belas periode penjara.
 

(DEV)

Source News