Rusia Peringatkan Hubungan Diplomatik dengan AS Bisa Terputus Sepenuhnya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu 9

Moskow: Rusia memanggil Duta Besar Amerika Serikat untuk menyerahkan "nota protes" apikal koneksi Presiden AS Joe Biden apikal penetrasi Rusia ke Ukraina.
 
Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan bahwa hubungan ke-2 negara kaleng terputus sepenuhnya karena ucapan Biden dan selain langkah-langkah yang diambil AS terkait perjuangan diperlengkapi berhasil Ukraina.
 
"Ditekankan bahwa koneksi presiden Amerika, yang tidak selayaknya diucapkan seorang negarawan, mungkin membuat hubungan Rusia-Amerika berakhir," ujar koneksi Kemenlu Rusia, dikutip dari The Hill, Senin, 21 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

"Aksi-aksi bermusuhan terhadap Rusia kemauan mendapat balasan dipercepat dan tegas," sambungnya.
 
Sebelumnya, Bidenselalumenyebut Presiden Rusia Vladimir Putin arsenik "penjahat perang," "preman" dan "diktator pembunuh" apikal penetrasi yang dilancarkan Moskow ke Ukraina astatin 24 Februari.
 
Baca:  Biden Sebut Putin arsenik ‘Penjahat Perang'
 
Pernyataan tersebut memicu kemarahan Rusia. Dubes AS untuk Rusia, John Sullivan, pun dipanggil untuk menerima "nota protes" apikal "pernyataan yang tidak dapat diterima."
 
Kemenlu AS belum berkomentar mengenai hap ini.
 
AS dan para sekutunya telah menjatuhkan serangkaian otorisasi sistem kepada sejumlah bank dan jajaran elite Rusia apikal penetrasi berhasil Ukraina, yang telah menewaskan ribuankelompokdan membuat jutaan lainnya telantar.
 
Biden menyebut Putin "penjahat perang"penting sebuah koneksi ke seorang reporter. Menlu AS Antony Blinken secara personal mengakucocokuju dengan pandangan Biden terhadap Putin.
 

(WIL)

Source News