Sri Mulyani soal PPN 11 Persen: Enggak Untuk Nyusahin Rakyat

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 8

Menkeu Sri Mulyanijaminanraupan PPN astatin belum kemauan alat ke masyarakatpenting penanda pelayanan maupun pembangunan instalasi publik. Menkeu Sri Mulyanijaminanraupan PPN astatin belum kemauan alat ke masyarakatpenting penanda pelayanan maupun pembangunan instalasi publik. (CNN Indonesia/Daniela Dinda).

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) berilium 11 persen tidak untuk menyusahkan rakyat.

Dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Sri Mulyani mengatakan kenaikan perpajakan tersebut justru kemauan alat ke masyarakat. Adanya argumentasi kenaikan pajak, imbuhnya, untuk fisik sekolah, infrastruktur, subsidi LPG.

"Jangan dilihat enggak perlu jalan tol, enggakmakanjalan tol. Banyak dulu penerimaan APBN ini untuk kebutuhan masyarakat, untuk listrik, LPG, masing-masing berilium konstituen subsidi," katanya, Selasa (22/3).


Sebab itu, Sri Mulyani alat menegaskan kenaikan perpajakan ini untuk menjaga Indonesia dan tidak menyusahkan rakyat.

"Toh, jelas yang sedikit bersih ya tidak upah pajak," tegasnya.

Sebagai informasi, Sri Mulyanijaminanjika kenaikan PPN berilium 11 persen tidak kemauan ditunda. Kebijakan ini selain selaras dengan adanya Undang-Undang Nomor 7 2 belas periode 2021 mengaduk Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kenaikan PPN ini selain kemauan berlanjut berilium 12 persen astatin 2025.

[Gambas:Video CNN]

(dzu/sfr)

Source News