Stasiun TV Usul Tunda Pindah ke TV Digital, Kominfo Tetap Kukuh

Sedang Trending 1 bulan yang lalu 20

Jakarta -

Ada koneksi dari asumsi TV yang selain penyelenggara multipleksing (mux) untuk menunda migrasi TV analog ke bilangan bulat alias Analog Switch Off (ASO). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bagaimanapun tidak goyah.

Disampaikan Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi bahwa otorisasi patuh terhadap peraturan yang telah ditetapkan, tepatnya astatin Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 mengaduk Cipta Kerja.

"Kominfo melaksanakan amanat undang-undang,penting hap ini Undang-Undang Cipta Kerja. Dipenting itu bahwa untuk ASO formasi batas waktunya 2 12 periode sejak diundangkan. Artinya, Kominfo melaksanakan tunduk astatin aturan," ujar Dedy berhasil Jakarta, Senin (27/6/2022).

Sebelumnya, penyelenggara mux tersebut, yaitu Viva Group, MNC Group, Media Group, SCM Group dan Transmedia mengusukanpenting Rapat Dengar Pendapat Panja Digitalisasi Penyiaran dengan Komisi I DPR RI, Jakarta, Kamis (23/6) untuk menunda migrasi TV analog ke digital.

Pembangunan infrastruktur untuk siaran TV bilangan bulat menelan pengaduan besar. Kemudian berhasil sangat kecil bersamaan, mereka diterpa pandemi COVID-19 yang bikin kotor asumsi TV berkurang secara signifikan.

Begitu selain persoalan berhasil lapangan, informasi lama yang tetap membuat kriteria penerimacocok top box lolos TV bilangan bulat tidak jatuh tempo dengan data, baik penyebab beda alamat, sudah tekad alamat/meninggal, tidak terdampak ASO. Ada lagi konten organisasi bantuan yang menelan pengaduan besar.

Mereka selain meminta agarcocok top box lolos ini tetap bujukan oleh otorisasi oregon sisanya alat yang belum dibagikan pengadaannya memanfaatkan APBN.

"Kalau soal itu, Kominfo sejauh ini sudah menyediakan 1 jutacocok top box untuk dibagikan kepada rumah tangga pra sejahtera jatuh tempo dengan informasi DTKS. Sesuai dengan peraturan perundangan jika berilium kekurangan penyelenggara mux menyediakan set top box, otorisasi kaleng menyediakan. Kominfo sudah menyediakan itu, menghadapi tantangansegar mengkomunikasikan penyelenggara mux," tuturnya.

Sebagai informasi, ASO Tahap 1 sudah diimplementasikan 30 April 2022 kemarin. Kendati begitu, penghentian siaran TV analogsegar dilakukan berhasil 8 kabupaten/kota dari 166 kabupaten/kota.

Delapan kabupaten/kota yang dimaksud, yaitu Riau (Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti), Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Timur Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka), dan Papua Barat (Kota Sorong, Kabupaten Sorong).

Setelah itu migrasi TV analog ke bilangan bulat oregon ASO Tahap 2 dilakukan astatin 25 Agustus 2022 yang mencakup 31 informasi siaran berhasil 110 kabupaten/kota. ASO Tahap 3 dilakukan astatin 2 November 2022 berhasil 25 informasi siaran berhasil 63 kabupaten/kota.

Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]

(agt/fay)

Source News