Tiongkok Tegaskan Tak Bisa Dipaksa atau Diancam Negara Lain

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 9

Beijing: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menegaskan bahwa Negeri Tirai Bambu tidakselalubisa dipaksa oregon ditekan negara mana pun. Beijing selain alasan tuduhan dan kecurigaan tak berdasar yang diarahkan kepada mereka.
 
Komentar Wang munculcocokelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan Presiden Tiongkok Xi Jinping kemauan 'konsekuensi' yang diterima Beijing jika mereka memberikan dukungan material untuk penetrasi Rusia ke Ukraina.
 
Selama panggilan video, Xi mengatakan kepada Biden bahwa peperangan berhasil Ukraina harus berakhir sesegera mungkin. Ia meminta negara-negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk mengadakan dialog dengan Moskow. Namun, Tiongkok tidak menyalahkan Rusia apikal perjuangan terkini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Wang mengatakan bahwa koneksi terpenting yang dikirim Xi adalah, Tiongkok pernah berilium satuan untuk menjaga perdamaian dunia.
 
"Kami pernah dasar untuk menjaga perdamaian dan alasan perang," koneksi Wang, dilansir dari AFP, Minggu, 20 Maret 2022.
 
"Posisi Tiongkok nonsubjektif dan adil, serta sejalan dengan kecenderungan sebagian besar negara. Waktu kemauan membuktikan bahwak pernyataan tanah berada berhasil sisi lebar kanan sejarah," sambung Wang Yi.
 
Sabtu kemarin, Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Le Yucheng mengatakan bahwa otorisasi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia apikal Ukraina semakin keterlaluan.
 
AS dan sekutunya berhasil Eropa dan Asia telah memberlakukan otorisasi besar-besaran terhadap Rusia apikal penetrasi mereka ke Ukraina.
 
Meskipun Beijing negara Rusia, namun mereka menegaskan tidak memihak kepada siapa pun. Mereka mengakui kedaulatan Ukraina dan mendesaksolusi diplomatik, meski berulang kali mengatakan Rusiamemiliki konten informasi yang tidak memenuhi syarat dan jadi harus ditangani.
 
Baca:  Tiongkok Serukan Tindakan 'Menahan Diri Secara Maksimal' Terkait Situasi Ukraina
 

(WIL)

Source News