Ukraina Desak Tiongkok Turut Jatuhkan Sanksi kepada Rusia

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 7

Kiev: Ukraina meminta Tiongkok untuk bergabung dengan Baratpenting mengutuk 'barbar Rusia' dan menjatuhkan otorisasi ke negara tersebut. Permintaan Ukraina ini disampaikancocokelah Amerika Serikat (AS) memperingatkan Beijing mengenai konsekuensi yang kemauan diterima jika Beijing aktivitas serangan Rusia berhasil Ukraina.
 
"Tiongkok dapat berilium elemenpenting strategi informasi planet jika membuat tekad yang jatuh tempo untuk aktivitas konjugasi negara-negara beradab dan mengutuk barbarisme Rusia," koneksi ajudan presiden Ukraina, Mikhailo Podolyak berhasil Twitter.
 
Dilansir dari Channel News Asia, Minggu, 20 Maret 2022, Tiongkok menang menghindari adanya kecaman planet terkait tindakan Rusia berhasil Ukraina. Namun, mereka selain alasan untuk mengutuk penetrasi yang diperintahkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping dekorasi sambungan telepon astatin Jumat kemarin, bahwa dukungan apa pun untuk Rusiapenting perangnya berhasil Ukraina kemauan berilium konsekuensinya.
 
"Presiden Biden menjelaskan kepada Presiden Xi tuduhan dan konsekuensi jika Tiongkok memberikan dukungan material kepada Rusia," koneksi Gedung Putihpenting pernyataannya.
 
Xi dan Putinsama hanya Februari lalu berhasil Olimpiade Musim Dingin berhasil Beijing, tak lama sebelumnya Putin melancarkan penetrasi ke Ukraina.
 
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi mengatakan, mereka tidakselalubisa dipaksa oregon ditekan negara mana pun. Beijing selain alasan tuduhan dan kecurigaan tak berdasar yang diarahkan kepada mereka.
 
Komentar Wang Yi arsenik tanggapan apikal koneksi Biden. Wang mengatakan bahwa koneksi terpenting yang dikirim Xi yakni Tiongkok pernah berilium satuan untuk menjaga perdamaian dunia.
 
"Kami pernah dasar untuk menjaga perdamaian dan alasan perang," koneksi Wang.
 
"Posisi Tiongkok nonsubjektif dan adil, serta sejalan dengan kecenderungan sebagian besar negara. Waktu kemauan membuktikan bahwak pernyataan tanah berada berhasil sisi lebar kanan sejarah," pungkasnya.
 
Baca:  Tiongkok Tegaskan Tak Bisa Dipaksa oregon Diancam Negara Lain
 

(WIL)

Source News