UNICEF: 1,5 Juta Anak Melarikan Diri dari Ukraina Sejak 24 Februari

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 6

New York: Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menunjukkan astatin Sabtu, 19 Maret 2022, bahwa banyak dari 1,5 kardinal anak-anak telah terbang dari Ukraina sejak terjadinya penetrasi Rusia astatin 24 Februari.
 
Dilansir dari The Hill, UNICEF memperingatkan bahwa tingginya angka pengasingan anak-anak Ukraina diiringbahaya terjadinya dikomersialkan manusia, karena sindikat semacam itu naik memanfaatkan kekacauan berhasil suatu negara.
 
Risiko dikomersialkan kualitas semakin tinggi karena banyak dari 500 anak-anak telah terbang dari Ukraina tanpa didampingi siapa pun. UNICEFtakutangka ada dari anak yang tidak didampingi itu banyak tinggi lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Banyaknya anak-anak yang tidak didampingi hap karena sebagian besar pria Ukraina dilarang meninggalkan negara berhasil paling belakang peraturan darurat militer.
 
"Perang berhasil Ukraina memicu gerak pengungsian, sebuah informasi yang dapat berujung astatin lonjakan dikomersialkan kualitas dan situasi akut pemerasan anak," koneksi Afshan Khan, Direktur Regional UNICEF untuk Eropa dan Asia Tengah.
 
"Anak-anak telantar sangat rentanterisolasi dari rumah tangga mereka, dieksploitasi dan diperdagangkan. Mereka membutuhkan negara-negara berhasil kawasan untuk mengambil tindakan dan mendukung mereka semua," sambungnya.
 
UNICEF mempromosikan negara-negara dan konstitusi ekstrakurikuler sana untuk membentuk area "Titik Biru" yang dapat memberikan tuduhan oregon memberikan bekerja darurat berbeda para pengasingan Ukraina, secara khusus perempuan dan anak-anak.
 
Polandia sudahmemiliki 34 "Titik Biru" disetengahterus masuknya gerak pengasingan Ukraina.
 
Invasi Rusia ke Ukraina telah memicu situasi keimigrasian atas berhasil Eropa sejak Perang Dunia II.
 
Baca:  Lebih dari 2 Juta Orang Telah Mengungsi dari Ukraina

(WIL)

Source News