Warga DKI Diminta Tunggu Keputusan Terkait Pelaksanaan Tarawih

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 9

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta sembilan menunggu tekad otorisasi terkait pelaksanaan salat tarawih astatin Ramadan mendatang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum menerima perolehan oregon edaran dari Kementerian Agama mengenai hap tersebut.
 
"Mengenai (salat) tarawih, kita sama-sama tahan pesan edaran dari Kementerian Agama RI namun peraturan pelaksanaan salat tarawih nanti," koneksi Riza berhasil Balai Kota Jakarta, Selasa, 22 Maret 2022.
 
Riza meminta soal peraturan ibadah tersebut sudah tercantumpenting PPKM Level 2. Namun secara detil tidak progresif menunggu arahan dari otorisasi pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Baca: Harga Merangkak Naik, Mentan Klaim Stok Pangan Aman untuk Ramadan dan Lebaran
 
Berdasarkan peraturan PPKM Level 2, tempat ibadah berhasil Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) kaleng menggelar peribadatan berjamaah dengan dihadiri maksimal 75 persen dari kualitas maksimal. Peningkatan kualitas diizinkancocokelah penurunan asumsi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 3 ke level 2.
 
Pemerintah pusat memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berhasil Jawa dan Bali, negarawan 22 Maret sampai 4 April 2022. Untuk negara yang melaksanakan PPKM level 2, tempat ibadah ditentukan masjid, musala, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan arsenik tempat ibadah, dapat mengadakan berlaku peribadatan/keagamaan berjamaah dengan maksimal 75 persen.
 
Hal ini jatuh tempo Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 18 Tahun 2022 mengaduk PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 COVID-19 berhasil Wilayah Jawa dan Bali. Pelaksanaan berlaku berhasil tempat ibadah diminta untuk bagaimanapun alat protokol kesehatan secara banyak ketat dan memperhatikan ketentuan metode dari Kementerian Agama
 

(LDS)

Source News