📅 Jumat, 16 Oktober 2026
🔥 TERKINI BIG Naughty Resmi Menikah, Kisah Cinta Sejak Kecil Jadi Sumber Inspirasi Lagu
alreia

Daniel Ekaputra Jelaskan Alasan Menjadi Sopir Taksi di Tengah Karier Akting

redaksi
🕒
⏱️ 2 menit membaca • 👀 2 views

Aktor Daniel Ekaputra memilih membuka alasan di balik keputusannya bekerja sebagai sopir taksi meski masih aktif di dunia hiburan. Lewat unggahan di Instagram, aktor kelahiran 15 Februari 1992 itu menegaskan bahwa langkah tersebut diambil karena kebutuhan ekonomi, bukan karena malu atau menyerah pada profesi yang sedang ia jalani.

Daniel menolak anggapan bahwa mencari penghasilan dari pekerjaan lain adalah sesuatu yang keliru. Ia menyebut, selama pekerjaan itu dilakukan secara sah dan memang dibutuhkan, tidak ada alasan untuk merendahkannya. Dalam pernyataannya, ia menyinggung bahwa dirinya yang justru membutuhkan tambahan pemasukan saat ini.

Pengalaman Daniel di industri hiburan terbilang cukup beragam. Ia pernah tampil dalam sebuah serial yang berjalan hingga tiga musim bersama Jefri Nichol. Selain itu, ia juga sempat mendapatkan peran sebagai agen Rusia dalam salah satu tayangan Netflix, serta beberapa kali diundang ke program-program televisi.

Meski sudah mencicipi berbagai kesempatan di layar kaca, Daniel mengingatkan bahwa kehidupan para pekerja hiburan tidak selalu identik dengan kemewahan. Menurut dia, orang yang sering terlihat di televisi atau platform digital tidak otomatis hidup berkecukupan. Pandangan itu ia sampaikan untuk meluruskan persepsi publik yang kerap mengira semua artis berada dalam kondisi finansial yang sama.

Daniel juga menekankan bahwa perjalanan menuju posisi yang lebih mapan selalu membutuhkan proses. Ia menilai dirinya masih berada pada fase awal dalam karier akting dan belum bisa mengandalkan dunia seni peran sepenuhnya sebagai sumber utama penghidupan. Karena itu, pekerjaan sebagai sopir taksi menjadi salah satu cara agar ia tetap bertahan sambil terus belajar.

Dalam unggahan yang sama, Daniel meminta masyarakat tidak memandang rendah jenis pekerjaan apa pun, terutama mereka yang bekerja di lapangan. Ia menegaskan, setiap orang sama-sama sedang berjuang untuk hidup dan berkembang. Sikap itu, menurut dia, penting agar publik tidak hanya menghargai hasil akhir karier seseorang, tetapi juga menghormati usaha yang dilakukan selama proses menuju keberhasilan.

Sumber: www.jpnn.com

redaksi

Penulis dan kontributor berita di alreia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *