Pencarian Berita

Olahraga

Elma Aveiro Pesimistis Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal setelah Konflik dengan Jorge Jesus

Rencana Cristiano Ronaldo untuk kembali memperkuat Timnas Portugal belum terlihat mulus. Kakaknya, Elma Aveiro, menilai peluang sang megabintang pulang ke skuad A Selecao masih kecil setelah hubungan Ronaldo dengan pelatih Jorge Jesus memburuk pada jeda internasional September-Oktober 2026. Perseteruan itu bermula ketika Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menghadapi Norwegia di UEFA Nations League 2026-2027, lalu memilih meninggalkan skuad.

Setelah keluar dari pemusatan tim, penyerang berusia 41 tahun itu buka suara dan mengaku kecewa. Ia merasa telah dibohongi dan menyebut dirinya dikhianati dua kali. Ucapan tersebut memperlihatkan betapa tajamnya jarak antara pemain paling berpengaruh Portugal itu dengan pelatih yang menangani tim pada periode tersebut.

Situasi yang memanas itu membuat Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) ikut turun tangan. Langkah mediasi dilakukan agar hubungan kedua pihak mereda dan Ronaldo punya peluang kembali membela Portugal pada jeda internasional November 2026. Di sisi lain, Ronaldo sendiri disebut tidak menutup pintu untuk kembali, meski saat ini ia sedang menjalani skorsing sementara dari FPF.

Namun, optimisme federasi tidak sejalan dengan pandangan Elma. Saat berbicara kepada RMC Sport, ia justru cenderung meragukan adanya comeback sang adik. “Lebih condong ke ‘tidak’ daripada ‘ya’,” kata Elma soal kans adiknya kembali ke skuad Timnas Portugal, dikutip BolaSport.com dari RMC Sport. Menurutnya, luka yang dirasakan kedua belah pihak masih terlalu besar untuk segera dipulihkan.

Elma menjelaskan, perasaan dikhianati biasanya mengubah hubungan yang semula biasa saja menjadi rumit. Karena itu, ia menilai kesempatan Ronaldo kembali ke suasana lama bersama tim nasional belum besar. “Entahlah, ini sangat rumit. Saat kamu pernah dikhianati, sangat sulit untuk kembali seperti sedia kala,” terangnya. Ia juga mengaku sedih melihat adiknya menghadapi keadaan yang menurutnya tidak pantas dialami pemain dengan jasa sebesar Ronaldo.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Sangat berat melihat adik saya harus melalui cobaan seperti ini,” ujarnya. Elma menambahkan bahwa Ronaldo termasuk sosok yang justru paling tidak layak mengalami perlakuan semacam itu, mengingat kontribusinya bagi Os Navegadores selama bertahun-tahun. Ia juga menilai publik Portugal kerap lupa pada pencapaian yang sudah ditorehkan sang kapten veteran.

Di tengah ketegangan tersebut, Vitinha berharap masalah ini segera selesai. Rekan setim Ronaldo di Portugal itu ingin suasana kembali normal dan sang senior bisa kembali bergabung pada November 2026. “Bagi saya pribadi, saya hanya berharap semoga segalanya berakhir dengan sebaik-baiknya,” ujar Vitinha. “Saya berharap dia (Ronaldo) akan kembali dan segalanya akan kembali seperti sedia kala,” lanjutnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi diberi tanda *