Timnas futsal Indonesia menelan kekalahan 0-3 dari Brasil pada laga Copa das Nacoes de Futsal 2026 yang berlangsung di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil, Jumat (16/10) pagi WIB. Skuad Garuda sempat bertahan dengan cukup rapi pada awal pertandingan, tetapi tekanan tuan rumah terus meningkat hingga akhirnya berbuah tiga gol.
Di bawah arahan Hector Souto, Indonesia memilih pendekatan disiplin dengan menjaga jarak antarpemain dan menutup ruang gerak Brasil. Taktik itu cukup efektif selama hampir seperempat jam pertama. Brasil memang menguasai permainan, tetapi belum mudah menembus pertahanan Indonesia yang tampil kompak dalam meredam aliran bola lawan.
Kebuntuan pecah pada menit ke-15. Cleber menjadi pembuka skor setelah menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Kiper Ahmad Habibie sudah berupaya menghalau bola, namun laju tembakan tetap tak terbendung dan membuat Brasil unggul 1-0.
Keadaan Indonesia makin sulit tiga menit berselang. Fabinho menggandakan keunggulan Brasil pada menit ke-18 setelah melewati dua pemain Indonesia, Andres dan Muhammad Iqbal, di sisi kanan pertahanan. Ia lalu mengakhiri aksinya dengan sepakan ke tiang dekat yang gagal diantisipasi Ahmad Habibie. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum, sementara Indonesia belum menemukan celah untuk membalas.
Memasuki babak kedua, Brasil tidak menurunkan tempo. Tim tuan rumah tetap menyerang dan memaksa lini belakang Indonesia bekerja lebih keras. Ahmad Habibie menjadi sosok yang paling sibuk di bawah mistar karena harus melakukan beberapa penyelamatan penting untuk mencegah selisih gol melebar lebih jauh.
Hector Souto mencoba mengubah situasi lewat pergantian pemain, tetapi Indonesia masih kesulitan membangun serangan yang benar-benar membahayakan. Peluang sempat muncul, namun penyelesaian akhir belum mendukung. Justru Brasil yang kembali memanfaatkan situasi pada menit kesembilan babak kedua. Cleber lagi-lagi mengancam dari sisi kiri, tembakannya dibendung Ahmad Habibie, tetapi bola liar jatuh ke Rufino yang berdiri bebas dan langsung menyelesaikannya menjadi gol ketiga.
Setelah unggul 3-0, Brasil tetap menjaga intensitas permainan dan tidak memberi banyak ruang kepada Indonesia untuk berkembang. Hingga laga selesai, skor tidak berubah. Hasil ini menegaskan efektivitas Brasil dalam memanfaatkan peluang, sementara Indonesia perlu mengevaluasi ketajaman serangan dan penyelesaian akhirnya meski sempat menunjukkan organisasi pertahanan yang cukup baik pada awal pertandingan.

