📅 Jumat, 16 Oktober 2026
🔥 TERKINI IHSG Tertekan Saat MSCI Buka Peluang Ubah Status Pasar Indonesia Jadi Mandiri
alreia

Luky Alfirman Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan, Kembali ke Pucuk Kemenkeu

redaksi
🕒
⏱️ 2 menit membaca • 👀 1 views

Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Penunjukan ini menandai kembalinya pejabat karier Kementerian Keuangan tersebut ke posisi strategis setelah lebih dari 30 tahun berkarya di instansi yang sama. Dalam jabatan barunya, Luky akan mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Kabinet Merah Putih.

Luky lahir di Bandung pada 27 Maret 1970. Ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung dan lulus pada 1994. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke University of Colorado Boulder, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Arts in Economics pada 2000 serta Doctor of Philosophy in Economics pada 2004. Latar belakang teknis dan ekonomi ini menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya di bidang fiskal dan anggaran negara.

Karier Luky di Kementerian Keuangan dimulai pada 1 Maret 1995. Pada awal masa tugasnya, ia banyak berkecimpung di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak sebelum kemudian bergeser ke berbagai posisi yang terkait kebijakan fiskal. Perpindahan itu menunjukkan pola karier birokrat yang tumbuh dari level teknis hingga ke jabatan pengambil keputusan.

Pada 2011, Luky masuk Badan Kebijakan Fiskal sebagai Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kebijakan APBN, lalu dipercaya memimpin Pusat Kebijakan Ekonomi Makro. Empat tahun kemudian, pada 2015, ia ditunjuk menjadi Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, posisi yang juga kerap disebut sebagai Chief of Staff untuk Menteri Keuangan.

Langkah karier Luky berlanjut ke level eselon I. Pada November 2017, ia menjabat Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Dalam periode itu, ia juga mendapat mandat sebagai anggota ex-officio Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan. Kemudian, pada November 2022, ia dipindahkan menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, sebelum pada Mei 2025 dipercaya memimpin Direktorat Jenderal Anggaran.

Namun, posisinya di Ditjen Anggaran tidak berlangsung lama. Pada April 2026, Luky diberhentikan oleh eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Meski demikian, pada 1 Oktober 2026 ia kembali mendapat tugas baru sebagai Wakil Menteri Keuangan. Dengan penunjukan itu, ia bergabung bersama Juda Agung yang lebih dulu menjabat sejak Februari 2026, serta Nurkholisoh Ibnu Aman yang juga dilantik pada hari yang sama.

Pelantikan Luky merupakan bagian dari rangkaian pengisian jabatan di kabinet ekonomi pemerintahan Prabowo. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Kehadiran para pejabat baru ini memperkuat susunan tim ekonomi pemerintah yang akan menangani koordinasi kebijakan fiskal dan perekonomian nasional.

Sumber: ekonomi.republika.co.id

redaksi

Penulis dan kontributor berita di alreia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *