📅 Jumat, 16 Oktober 2026
🔥 TERKINI Brasil Menang 3-0 atas Timnas Futsal Indonesia di Copa das Nacoes 2026
alreia

Mayangsari Ungkap Cara Pandang soal Tampil Segar dan Menerima Usia Bertambah

🕒
⏱️ 2 menit membaca • 👀 1 views

Penyanyi Mayangsari, 55 tahun, berbagi pandangannya tentang kenapa dirinya masih kerap disebut awet muda sekaligus sikapnya menghadapi pertambahan usia. Dalam pertemuan di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (14/10), istri Bambang Trihatmodjo itu menilai kesan segar pada diri seseorang tidak semata ditentukan oleh perawatan tertentu, melainkan juga oleh karakter dan cara menjalani hidup.

Menurut Mayangsari, orang yang berkecimpung di dunia seni sering memiliki pembawaan lebih santai. Sifat itu, kata dia, membuat mereka tidak mudah terbebani oleh tekanan yang datang dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut sikap mudah menyesuaikan diri sebagai salah satu kelebihan yang kerap melekat pada para seniman. “Seniman itu biasanya awet muda. Iya, nggak? Karena mungkin seniman itu lebih easy going orangnya,” ujarnya.

Ia juga menilai, ketika menghadapi masalah, banyak pelaku seni bisa lebih cepat bangkit dan kembali beraktivitas. Bagi Mayangsari, kemampuan untuk pulih setelah melewati masa sulit menjadi nilai tambah yang membantu seseorang tetap terlihat baik secara lahir maupun batin. “Kalau mereka punya masalah pun cepat bisa healing dengan apa pun yang dirasakan. Itulah benefitnya seniman,” katanya.

Ketika disinggung mengenai rahasia pribadinya menjaga penampilan, Mayangsari tidak menunjuk satu kebiasaan khusus sebagai kunci utama. Ia justru menekankan bahwa cara seseorang menampilkan diri sangat bergantung pada pilihan masing-masing. Baginya, setiap orang bebas menentukan bagaimana ingin merawat diri dan membangun citra yang nyaman untuk dirinya sendiri. “Kalau ditanya saya kenapa awet muda, itu harus. Awet muda itu bergantung pada diri sendiri mau look seperti apa. Kalian juga, nggak cuma saya,” ucapnya.

Pandangan itu membuat Mayangsari tidak menempatkan penuaan sebagai sesuatu yang harus ditakuti. Ia menganggap bertambahnya usia adalah bagian alami dari hidup yang pasti dialami semua orang. Karena itu, ia menolak sikap menyangkal perubahan yang datang seiring waktu. “Tua itu pasti, kenapa kita harus denial?,” ungkapnya. Menurut dia, yang lebih penting adalah bagaimana seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri, baik melalui perawatan maupun penerimaan terhadap proses alami tubuh.

Nama Mayangsari sendiri sudah lama dikenal publik sejak era 1990-an lewat karier menyanyinya, termasuk melalui lagu “Selamat Malam Cinta”. Setelah menikah dengan Bambang Trihatmodjo, ia sempat mengurangi aktivitas di industri hiburan selama lebih dari sepuluh tahun. Kini, selain dikenang sebagai penyanyi senior, ia juga kerap menjadi sorotan karena gaya hidup dan pandangannya soal perawatan diri serta penuaan.

Penulis dan kontributor berita di alreia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *