📅 Jumat, 16 Oktober 2026
🔥 TERKINI Andreas Hugo Pareira Sebut Tonny Tesar Pengusul Surat Pemakzulan Gibran, NasDem Sebelumnya Membantah
alreia

Messi Dapat Panggung Emosional, Ronaldo Justru Bersitegang dengan Timnas Portugal

redaksi
🕒
⏱️ 3 menit membaca • 👀 1 views

Dua ikon sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, menjalani pekan yang sangat berbeda dalam fase akhir karier internasional mereka. Di Argentina, Messi disambut dengan suasana hangat dan emosional. Sementara itu, Ronaldo justru terseret konflik terbuka dengan jajaran pelatih tim nasional Portugal setelah tak dimainkan dalam laga tandang melawan Norwegia. Peristiwa ini kembali memperlihatkan kontras tajam antara dua megabintang yang telah lama menjadi tolok ukur sepak bola modern.

Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, meninggalkan pemusatan latihan Portugal usai tidak masuk susunan pemain inti maupun cadangan yang diturunkan dalam pertandingan tersebut. Sebelumnya, ia tampil sejak awal saat Portugal menghadapi Wales, tetapi tidak mampu mencetak gol. Setelah itu, keputusan tim pelatih untuk mencadangkannya memicu reaksi keras dan membuka ketegangan yang kemudian berkembang di ruang publik.

Pelatih Portugal, Jorge Jesus, memilih menegaskan otoritasnya secara terbuka usai laga. Ia menolak anggapan bahwa status Ronaldo membuatnya mendapat perlakuan khusus. Dalam pernyataan yang langsung menyedot perhatian, Jesus mengatakan, “Saya tidak akan meminta maaf kepada siapa pun. Jika saya membutuhkan Anda selama 30 menit, Anda akan bermain. Jika tidak, Anda tidak akan bermain,” sebuah kalimat yang menunjukkan bahwa keputusan teknis tetap berada di tangan pelatih, bukan pemain, seberapa besar pun nama yang dimiliki sang bintang.

Tak lama setelah itu, kepergian Ronaldo dari kamp latihan memunculkan banyak spekulasi mengenai masa depannya bersama tim nasional. Untuk merespons situasi tersebut, Ronaldo menyampaikan pesan yang bernada misterius dan mengisyaratkan ada persoalan yang belum diungkap ke publik. Ia berkata, “Pada waktu yang tepat, saya akan memberi tahu masyarakat Portugal tentang kebenaran di balik kepergian saya,” tanpa menjelaskan lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.

Hubungan Ronaldo dan Jorge Jesus sejatinya bukan hal baru. Keduanya pernah bekerja sama dengan baik saat berada di Al Nassr, sehingga benturan di level tim nasional ini terasa mengejutkan banyak pihak. Namun, perbedaan karakter dan tingginya tuntutan dalam sepak bola internasional membuat kerja sama yang semula terlihat solid berubah menjadi gesekan yang sulit dihindari. Situasi ini juga memperkuat kesan bahwa fase karier Ronaldo kini memasuki babak yang lebih rumit dibanding masa-masa puncaknya.

Di sisi lain, usia menjadi faktor yang semakin sulit diabaikan. Ronaldo kini harus bersaing dengan pemain-pemain muda yang menawarkan kecepatan, tenaga, dan fleksibilitas taktik yang lebih sesuai dengan kebutuhan permainan masa kini. Nama Goncalo Ramos ikut disebut sebagai salah satu opsi yang lebih realistis untuk skema Portugal, terutama setelah penyerang muda itu direkrut AC Milan dengan nilai 60 juta poundsterling. Di tengah kondisi tersebut, banyak penggemar berharap Ronaldo tetap mendapatkan penutup karier internasional yang layak, sebagaimana Messi merasakan sambutan istimewa di Estadio Monumental. Namun untuk saat ini, perjalanan Ronaldo bersama Portugal justru dibayangi drama, ego, dan pertanyaan besar tentang peran akhirnya di tim nasional.

Sumber: kumparan.com

redaksi

Penulis dan kontributor berita di alreia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *