📅 Jumat, 16 Oktober 2026
🔥 TERKINI Andreas Hugo Pareira Sebut Tonny Tesar Pengusul Surat Pemakzulan Gibran, NasDem Sebelumnya Membantah
alreia

Tiga Wartawan Tribun Jateng Tampil di KBAM 2026 Zona Tengah Semarang

redaksi
🕒
⏱️ 5 menit membaca • 👀 1 views

Ajang tahunan Kejuaraan Bulu Tangkis Antar-Media (KBAM) kembali digelar pada Selasa-Rabu, 13–14 Oktober 2026, di Polytron Stadium Undip, Semarang. Gelaran KBAM 2026 Zona Tengah persembahan Bakti Olahraga Djarum Foundation ini kembali menjadi magnet bagi para jurnalis dari berbagai daerah untuk unjuk kemampuan di lapangan bulu tangkis.

Tahun ini, antusiasme peserta terlihat meningkat cukup signifikan. Sebanyak 80 pasangan atau total 160 wartawan dari 54 media ambil bagian dalam turnamen tersebut. Kehadiran peserta tak hanya didominasi insan pers dari Semarang, tetapi juga merata dari berbagai kota lain seperti Blora, Surakarta, Banyumas, Kudus, hingga Yogyakarta. Variasi asal media ini membuat persaingan terasa lebih hidup dan kompetitif.

Dari puluhan pasangan yang tampil, tiga wartawan Tribun Jateng ikut meramaikan persaingan, yakni Abduh Imanulhaq, Rival Al Manaf, dan Raka F Pujangga. Kehadiran mereka menambah warna dalam daftar peserta yang siap saling berhadapan demi meraih prestasi di ajang bergengsi antarmedia ini.

Pembagian Kelompok Usia

Dalam acara temu teknik dan drawing yang dipimpin Suwardito pada Senin (12/10/2026) di lokasi pertandingan, para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok usia. Pembagian ini dilakukan agar persaingan berlangsung lebih seimbang dan tetap memberi ruang bagi semua peserta untuk tampil sesuai kategori masing-masing.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 27 pasangan di kelompok usia 26–35 tahun
  • 28 pasangan di kelompok usia 36–45 tahun
  • 25 pasangan di kelompok usia 46 tahun ke atas

Pembagian tersebut menunjukkan bahwa KBAM bukan hanya ajang untuk mencari juara, tetapi juga wadah olahraga yang inklusif bagi jurnalis dari berbagai rentang usia. Dengan format seperti ini, turnamen dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana menjaga kebugaran tubuh di tengah padatnya rutinitas kerja jurnalistik.

Antusiasme Panitia dan Peserta

Ketua Panitia KBAM Zona Tengah, Darjo Soyat, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah peserta pada tahun ini. Menurutnya, lonjakan partisipasi ini menjadi kejutan yang sangat membanggakan karena menunjukkan bahwa KBAM semakin dikenal luas dan diminati banyak media.

Ia juga menegaskan bahwa sebaran peserta tahun ini sangat beragam, sehingga kompetisi terasa lebih dinamis. Tidak hanya wartawan dari ibu kota Jawa Tengah yang mendominasi, tetapi juga banyak jurnalis dari daerah lain yang ikut berpartisipasi. Kondisi ini, kata Darjo, menjadi nilai tambah karena memperlihatkan semangat kebersamaan antarinsan pers di wilayah tengah Jawa.

Untuk mendukung kelancaran pertandingan, panitia turut menyiapkan tim medis di arena. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar seluruh peserta bisa bertanding dengan aman dan tetap dalam kondisi prima.

Sistem Pertandingan dan Jadwal Laga

KBAM 2026 Zona Tengah tetap menggunakan sistem reli poin 21 dengan format best of three games. Sistem ini menuntut para pemain tampil konsisten sejak awal pertandingan, karena setiap poin memiliki arti penting dalam menentukan hasil akhir.

Seluruh rangkaian pertandingan disusun cukup padat. Babak penyisihan mulai dari 32 besar, 16 besar, hingga perempat final langsung digelar pada hari pertama, Selasa (13/10). Sementara itu, laga semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada hari kedua, Rabu (14/10).

Format seperti ini membuat turnamen berlangsung seru sejak awal. Para peserta dituntut menjaga stamina, fokus, dan strategi permainan agar bisa melaju ke babak-babak berikutnya. Dengan jadwal yang rapat, kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama untuk bisa bertahan hingga partai puncak.

Hadiah dan Dana Pembinaan

Selain gengsi sebagai juara antarmedia, para pemenang di tiap kelompok usia juga berhak atas dana pembinaan yang cukup menarik. Hadiah tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para peserta untuk tampil maksimal sepanjang turnamen.

Rinciannya adalah:

  • Juara 1: Rp7,5 juta
  • Juara 2: Rp5 juta
  • Juara 3: Rp2,5 juta

Dana pembinaan ini bukan hanya bentuk apresiasi terhadap para pemenang, tetapi juga dorongan agar semangat berolahraga di kalangan wartawan terus tumbuh. Kejuaraan seperti ini membuktikan bahwa profesi jurnalis tidak hanya identik dengan aktivitas di balik meja kerja, melainkan juga dapat aktif di bidang olahraga.

Pembukaan Resmi dan Dukungan Berbagai Pihak

Turnamen ini dijadwalkan dibuka secara resmi pada Selasa (13/10) dengan kehadiran sejumlah tokoh penting di Jawa Tengah. Mereka antara lain Kepala Dispora Jateng Aria Chandra Destianto, Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng Basri Yusuf, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, serta perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Kehadiran para pejabat dan tokoh olahraga tersebut menunjukkan bahwa KBAM memiliki posisi penting dalam kalender kegiatan olahraga wartawan. Turnamen ini bukan hanya agenda rutin, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga di kalangan insan media.

Pesan untuk Para Peserta

Koordinator KBAM, Daryadi, mengingatkan agar para jurnalis tidak memaksakan diri saat bertanding. Menurutnya, setiap peserta perlu terlebih dahulu memahami kondisi fisik masing-masing sebelum turun ke lapangan.

Ia menyarankan agar peserta melakukan pengecekan kesehatan sederhana, seperti memeriksa tekanan darah, sebelum mengikuti pertandingan. Dengan begitu, risiko cedera atau gangguan kesehatan bisa diminimalkan.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat bertanding harus tetap diimbangi dengan kesadaran menjaga kesehatan. Dalam turnamen yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, aspek keselamatan tentu menjadi prioritas utama.

Ajang Silaturahmi dan Pencarian Bibit Atlet

Ketua SIWO PWI Jateng, Wisnu Setiadji, memberikan apresiasi besar kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation atas konsistensinya dalam mendukung penyelenggaraan KBAM. Menurutnya, turnamen ini memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi olahraga.

Ia menilai KBAM menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antarwartawan, menjaga kebugaran para pekerja media, sekaligus menjadi ajang pemantauan kemampuan atlet bulu tangkis di kalangan jurnalis. Dari turnamen seperti inilah, potensi atlet yang layak diproyeksikan untuk mewakili Jawa Tengah pada Porwanas 2027 dapat terlihat.

Dengan demikian, KBAM 2026 Zona Tengah bukan hanya panggung perebutan gelar juara, melainkan juga ruang pembinaan, kebersamaan, dan pencarian talenta yang bisa membawa nama baik daerah di level yang lebih tinggi.

redaksi

Penulis dan kontributor berita di alreia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *